Amsal

Amsal 8:25-36

Turut Bersukaria Sejak Semula

Shalom, Kekasih Kristus.

Amsal 8:25-36 (TB)

25 Sebelum gunung-gunung tertanam dan lebih dahulu dari pada bukit-bukit aku telah lahir;

26 sebelum Ia membuat bumi dengan padang-padangnya atau debu dataran yang pertama.

27 Ketika Ia mempersiapkan langit, aku di sana, ketika Ia menggaris kaki langit pada permukaan air samudera raya,

28 ketika Ia menetapkan awan-awan di atas, dan mata air samudera raya meluap dengan deras,

29 ketika Ia menentukan batas kepada laut, supaya air jangan melanggar titah-Nya, dan ketika Ia menetapkan dasar-dasar bumi,

30 aku ada serta-Nya sebagai anak kesayangan, setiap hari aku menjadi kesenangan-Nya, dan senantiasa bermain-main di hadapan-Nya;

31 aku bermain-main di atas muka bumi-Nya dan anak-anak manusia menjadi kesenanganku.

32 Oleh sebab itu, hai anak-anak, dengarkanlah aku, karena berbahagialah mereka yang memelihara jalan-jalanku.

33 Dengarkanlah didikan, maka kamu menjadi bijak; janganlah mengabaikannya.

34 Berbahagialah orang yang mendengarkan daku, yang setiap hari menunggu pada pintuku, yang menjaga tiang pintu gerbangku.

35 Karena siapa mendapatkan aku, mendapatkan hidup, dan TUHAN berkenan akan dia.

36 Tetapi siapa tidak mendapatkan aku, merugikan dirinya; semua orang yang membenci aku, mencintai maut.“

Banyak orang tidak mau menyediakan waktu khusus untuk mencari & mendengarkan Firman Tuhan dan mempelajari didikan TUHAN, karena tidak mau kenyamanan duniawi-nya terusik atau karena pikirannya terhimpit/ dipenuhi oleh kekuatiran Kita harus berani melepaskan ketergantungan pada pikiran manusiawi secerdas apapun itu agar dapat memperoleh hikmat/ mencintai Firman Tuhan karena dari situlah terpancar kehidupan, Amin

Sebab mereka yang hidup menurut daging, memikirkan hal-hal yang dari daging; mereka yang hidup menurut Roh, memikirkan hal-hal yang dari Roh. Karena keinginan daging adalah maut, tetapi keinginan Roh adalah hidup dan damai sejahtera. Sebab keinginan daging adalah perseteruan terhadap Allah, karena ia tidak takluk kepada hukum Allah; hal ini memang tidak mungkin baginya. Mereka yang hidup dalam daging, tidak mungkin berkenan kepada Allah. (Roma 8:5-8)

supaya jangan ada seorang manusia pun yang memegahkan diri di hadapan Allah. Tetapi oleh Dia kamu berada dalam Kristus Yesus, yang oleh Allah telah menjadi hikmat bagi kita. Ia membenarkan dan menguduskan dan menebus kita. (1 Korintus 1:29-30)

← Kembali ke Studi Perjanjian Lama