Mazmur

Mazmur 43:1-5

Tuntun Aku ke Gunung-Mu

Shalom, Kekasih Kristus.

Mazmur 43:1-5

43:1Berilah keadilan kepadaku, ya Allah, dan perjuangkanlah perkaraku terhadap kaum yang tidak saleh! Luputkanlah aku dari orang penipu dan orang curang!

43:2Sebab Engkaulah Allah tempat pengungsianku. Mengapa Engkau membuang aku? Mengapa aku harus hidup berkabung di bawah impitan musuh?

43:3Suruhlah terang-Mu dan kesetiaan-Mu datang, supaya aku dituntun dan dibawa ke gunung-Mu yang kudus dan ke tempat kediaman-Mu!

43:4Maka aku dapat pergi ke mezbah Allah, menghadap Allah, yang adalah sukacitaku dan kegembiraanku, dan bersyukur kepada-Mu dengan kecapi, ya Allah, ya Allahku!

43:5Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan mengapa engkau gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku bersyukur lagi kepada-Nya, penolongku dan Allahku!

Dalam beberapa manuskrip kuno Ibrani, Mazmur 43 digabungkan dengan (dianggap sebagai stanza ke-3 dari) Mazmur 42, karena tidak memiliki judul dan karena munculnya refrain yang sama dalam kedua Mazmur ini (bandingkan: Maz 42:6, 42:12 dan 43:5). Ada perbedaan dugaan mengenai penulis kedua Mazmur ini: Daud? Hizkia? Syair ini menyampaikan seruan kepada TUHAN untuk membebaskannya dari impitan musuh (ayat 1-2) dan menuntunnya ke tempat kediamanNya (ayat 3-4), dan seruan kepada diri sendiri untuk berharap kepada Allah.

Sebab itu siapkanlah akal budimu, waspadalah dan letakkanlah pengharapanmu seluruhnya atas kasih karunia yang dianugerahkan kepadamu pada waktu penyataan Yesus Kristus. Hiduplah sebagai anak-anak yang taat dan jangan turuti hawa nafsu yang menguasai kamu pada waktu kebodohanmu, tetapi hendaklah kamu menjadi kudus di dalam seluruh hidupmu sama seperti Dia yang kudus, yang telah memanggil kamu, sebab ada tertulis: Kuduslah kamu, sebab Aku kudus. (1 Petrus 1:13-16)

Semoga Allah, sumber pengharapan, memenuhi kamu dengan segala sukacita dan damai sejahtera dalam iman kamu, supaya oleh kekuatan Roh Kudus kamu berlimpah-limpah dalam pengharapan. (Roma 15:13)

← Kembali ke Studi Perjanjian Lama