MazmurTUHAN Terang dan Keselamatanku
Shalom, Kekasih Kristus.
Dalam syair yang menurut tradisi Yahudi, diyakini ditulis saat raja Daud sudah tua (bandingkan dengan 2 Samuel 21:16-17), Daud mengungkapkan iman percaya-nya yang hidup kepada TUHAN Allah! Setelah dalam ayat 2-3, Daud menyebut TUHAN sebagai terang, keselamatan, benteng hidupnya sehingga ia tidak takut menghadapi peperangan apapun, Daud mengungkapkan kerinduannya untuk mendirikan Bait Allah (sayangnya, anaknya Salomo lah yang diijinkan TUHAN membangunnya), menikmati hadirat TUHAN dan mempersembahkan korban dengan sorak-sorai kemenangan yang diberikan TUHAN baginya atas segala musuhnya (ayat 4-6). Sampai disini kita melihat seolah-olah sudah tidak ada lagi masalah berat bagi hidup Daud, namun bila kita melihat kelanjutan syair ini (ayat 7 dst.), terbukti bahwa iman percaya kepada Allah & damai sejahtera yang dirasakan Daud tidak pernah berubah dalam segala situasi; damai sejahtera yang sejati ini hanya mungkin Daud, juga Anda & saya miliki bila kita senantiasa rindu menghabiskan waktu khusus bersama TUHAN secara pribadi, bukan mencari Dia hanya ketika dalam kesusahan!
Sebab itu, kita yang dibenarkan karena iman, kita hidup dalam damai sejahtera dengan Allah oleh karena Tuhan kita, Yesus Kristus. Oleh Dia kita juga beroleh jalan masuk oleh iman kepada kasih karunia ini. Di dalam kasih karunia ini kita berdiri dan kita bermegah dalam pengharapan akan menerima kemuliaan Allah. (Roma 5:1-2)