Mazmur

Mazmur 16:1-11

TUHAN, Bagian Warisanku

Pasal 16-18: Daud adalah teladan dari kesetiaan kepada Allah

Shalom, Kekasih Kristus.

Septuanginta (Bahasa Yunani) menerjemahkan מִכְתָּם - MIKH’TAM (kata Ibrani yang disusul dengan kata Daud sebagai judul dari Mazmur ini) dengan kata στηλογραφια - STÊLOGRAPHIA, (tulisan pada prasasti/ monumen), yang menguatkan dugaan bahwa syair ini merupakan syair emas/ sangat berharga, dan hanya berjumlah 6 (enam) buah; miktam lainnya adalah pasal 56, 57, 58, 59, dan 60 (dikutip dalam Mazmur 108). Sebagaimana pasal 17 &18, Mazmur pasal 16 ini diduga ditulis di saat kesetiaan Daud kepada TUHAN diuji sebelum ia akhirnya diurapi TUHAN menjadi raja Israel. Daud memulai syair mesianik ini dengan menyatakan bahwa yang baik yang ada pada dirinya hanyalah TUHAN sendiri; dengan demikian Daud mengakui bahwa hanya TUHAN, berdiri di sebelah kanan-nya, yang ia harapkan dapat menjaga dan melindungi dirinya. Selanjutnya pada ayat 8-11, Daud menyampaikan gambaran tentang sang Mesias, yang dikutip oleh rasul Petrus dalam kotbahnya (baca Kisah Para Rasul 2:25-32). Perkataan “TUHAN adalah warisanku” mengingatkan kita pada Ulangan10:9 yang menyatakan bahwa TUHAN lah yang menjadi milik pusaka kaum Lewi (baca Ulangan 10:9) dan perkataan Yesus (baca Yohanes 14:23) bahwa TUHAN akan tinggal dalam diri orang percaya). Carilah TUHAN, Sang pemberi hidup dan segala berkat yang kita butuhkan, bukan sekedar cari berkat! Ayat: Yohanes 7:37-39.

← Kembali ke Studi Perjanjian Lama