Amsal

Amsal 9:10-18

Rumah Kebodohan yang Menjerat

Shalom, Kekasih Kristus.

Amsal 9:10-18 (TB)

10 Permulaan hikmat adalah takut akan TUHAN, dan mengenal Yang Mahakudus adalah pengertian.

11 Karena oleh aku umurmu diperpanjang, dan tahun-tahun hidupmu ditambah.

12 Jikalau engkau bijak, kebijakanmu itu bagimu sendiri, jikalau engkau mencemooh, engkau sendirilah orang yang akan menanggungnya.

13 Perempuan bebal cerewet, sangat tidak berpengalaman ia, dan tidak tahu malu.

14 Ia duduk di depan pintu rumahnya di atas kursi di tempat-tempat yang tinggi di kota,

15 dan orang-orang yang berlalu di jalan, yang lurus jalannya diundangnya dengan kata-kata:

16 “Siapa yang tak berpengalaman, singgahlah ke mari”; dan kepada orang yang tidak berakal budi katanya:

17 “Air curian manis, dan roti yang dimakan dengan sembunyi-sembunyi lezat rasanya.”

18 Tetapi orang itu tidak tahu, bahwa di sana ada arwah-arwah dan bahwa orang-orang yang diundangnya ada di dalam dunia orang mati.

Dosa & kejahatan tampak begitu manis karena menawarkan “jalan instan/cepat tanpa repot” menuju kenikmatan hidup duniawi Namun pada akhirnya, semua yang tidak berasal dari kehendak Allah hanya akan mencelakan diri sendiri dan bahkan orang-orang yang kita kasihi

Tetapi mereka yang ingin kaya terjatuh ke dalam pencobaan, ke dalam jerat dan ke dalam berbagai-bagai nafsu yang hampa dan yang mencelakakan, yang menenggelamkan manusia ke dalam keruntuhan dan kebinasaan. Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka. Tetapi engkau hai manusia Allah, jauhilah semuanya itu, kejarlah keadilan, ibadah, kesetiaan, kasih, kesabaran dan kelembutan. (1 Timotius 6:9-11)

← Kembali ke Studi Perjanjian Lama