Mazmur

Mazmur 24:1-10

Raja Kemuliaan dan Hati yang Murni

Shalom, Kekasih Kristus.

Madah pujian yang ditulis Daud ini memuliakan TUHAN sebagai Raja Kemulian yang datang ke dalam Bait Allah, dan mungkin saja dinyanyikan dalam arak-arakan yang mengantar tabut perjanjian masuk ke dalam Bait Allah, baik oleh Daud (baca 2 Samuel 6) maupun oleh Salomo (1 Raja-raja 8). Mazmur ini terdiri atas tiga bagian: ayat 1-2, 3-6, dan 7-10. Dalam ayat 3-6, yang isinya memiliki kemiripan dengan Mazmur 15, Daud menekankan bahwa orang yang ingin menyembah dan melayani Allah dan menerima berkat-Nya harus memiliki tangan yang bersih dari dosa lahiriah, dan hati yang murni meliputi kekudusan batin dan motivasi yang benar dalam melakukan segala sesuatu. Hanya darah Yesus yang mampu membersihkan hati dan tubuh kita dari kuasa dosa!

Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah. (Matius 5:8)

Jadi, saudara-saudara, oleh darah Yesus kita sekarang penuh keberanian dapat masuk ke dalam tempat kudus, karena Ia telah membuka jalan yang baru dan yang hidup bagi kita melalui tabir, yaitu diri-Nya sendiri, dan kita mempunyai seorang Imam Besar sebagai kepala Rumah Allah. Karena itu marilah kita menghadap Allah dengan hati yang tulus ikhlas dan keyakinan iman yang teguh, oleh karena hati kita telah dibersihkan dari hati nurani yang jahat dan tubuh kita telah dibasuh dengan air yang murni. (Ibrani 10:19-22)

Orang yang hidup dalam kebenaran, yang berbicara dengan jujur, yang menolak untung hasil pemerasan, yang mengebaskan tangannya, supaya jangan menerima suap, yang menutup telinganya, supaya jangan mendengarkan rencana penumpahan darah, yang menutup matanya, supaya jangan melihat kejahatan, dialah seperti orang yang tinggal aman di tempat-tempat tinggi, bentengnya ialah kubu di atas bukit batu; rotinya disediakan air minumnya terjamin. (Yesaya 33:15-16)

← Kembali ke Studi Perjanjian Lama