MazmurRaja atas Segala Bangsa
Shalom, Kekasih Kristus.
Diduga sebagai bagian dari trilogi nyanyian pujian kelepasan (Mazmur 46-48) bani Korah, syair ini memiliki karakter eskatologis (nubuat akhir jaman) yang kuat karena mengajak semua bangsa, bukan hanya umat Israel/ Yehuda, untuk bertepuktangan (dalam sebuah arak-arakan kemenangan) dan mengelu-elukan Allah sebagai Raja (Mesias) yang besar atas seluruh bumi dan segala bangsa (ayat 2-3), dimana Ia menaklukkan bangsa-bangsa di bawah kuasa umatNya dan memberi tanah pusaka kepada umatNya (ayat 4-5) yang dilanjutkan dengan kata “Sela”, seolah meminta pembacanya untuk merenungkan tulisan/ lirik itu dan menyetujui serta memuji TUHAN karenanya! Ayat 6-10, dimana semua bangsa akan bergabung menjadi umat Allah, akan digenapi saat Yesus Kristus memerintah di bumi!
Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. Sebab Allah mendamaikan dunia dengan diri-Nya oleh Kristus dengan tidak memperhitungkan pelanggaran mereka. Ia telah mempercayakan berita pendamaian itu kepada kami. Jadi kami ini adalah utusan-utusan Kristus, seakan-akan Allah menasihati kamu dengan perantaraan kami; dalam nama Kristus kami meminta kepadamu: berilah dirimu didamaikan dengan Allah. (2 Korintus 5:17, 19-20)