Mazmur

Mazmur 103:1-5

Pujilah TUHAN, Hai Jiwaku

Shalom, Kekasih Kristus.

Mazmur 103:1-5 (TB)

1 Dari Daud. Pujilah TUHAN, hai jiwaku! Pujilah nama-Nya yang kudus, hai segenap batinku!

2 Pujilah TUHAN, hai jiwaku, dan janganlah lupakan segala kebaikan-Nya!

3 Dia yang mengampuni segala kesalahanmu, yang menyembuhkan segala penyakitmu,

4 Dia yang menebus hidupmu dari lobang kubur, yang memahkotai engkau dengan kasih setia dan rahmat,

5 Dia yang memuaskan hasratmu dengan kebaikan, sehingga masa mudamu menjadi baru seperti pada burung rajawali.

Stanza pertama dari syair yang ditulis oleh Daud ini mengagungkan TUHAN atas inisiatifNya untuk membuat umat pilihanNya, termasuk Anda & saya orang percaya, menjadi orang-orang yang sangat beruntung. Dalam ayat 1-2, pemazmur mengajak jiwanya (nepesh) dan segenap batinnya (mewakili keseluruhan dirinya) untuk bersyukur atas kebaikan TUHAN. Ayat 3-4a mengacu kepada anugerah pengampunan sekaligus penyembuhan penyakit yang diakibatkan oleh dosa dan menuju maut/ kematian kekal. Sedangkan dalam ayat 4b-5, pemazmur memuji TUHAN atas kasih setia & pemeliharaan TUHAN atas dirinya yang selalu memperbaharui kekuatan/ harapannya di sepanjang umur hidupnya. Haleluya!

Orang-orang muda menjadi lelah dan lesu dan teruna-teruna jatuh tersandung, tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah. (Yesaya 40:30-31)

Tetapi oleh Dia kamu berada dalam Kristus Yesus, yang oleh Allah telah menjadi hikmat bagi kita. Ia membenarkan dan menguduskan dan menebus kita. Karena itu seperti ada tertulis: “Barangsiapa yang bermegah, hendaklah ia bermegah di dalam Tuhan.” (1 Korintus 1:30-31)

← Kembali ke Studi Perjanjian Lama