Kidung AgungPersekutuan dalam Kasih yang Kudus
Shalom, Kekasih Kristus.
Kidung Agung 8:1-4 (TB)
1 O, seandainya engkau saudaraku laki-laki, yang menyusu pada buah dada ibuku, akan kucium engkau bila kujumpai di luar, karena tak ada orang yang akan menghina aku!
2 Akan kubimbing engkau dan kubawa ke rumah ibuku, supaya engkau mengajar aku. Akan kuberi kepadamu anggur yang harum untuk diminum, air buah delimaku.
3 Tangan kirinya ada di bawah kepalaku, tangan kanannya memeluk aku.
4 Kusumpahi kamu, puteri-puteri Yerusalem: mengapa kamu membangkitkan dan menggerakkan cinta sebelum diingininya?
Pada ayat 1-2, gadis Sulam melanjutkan perkataannya dengan menyebutkan keindahan persekutuan sesama anak-anak Tuhan yang menerima makanan dari Sumber yang sama, yaitu TUHAN, dan saling melayani dalam kasih yang kudus. Lalu pada ayat 3-4, sang gadis kembali mengeluhkan keadaannya yang masih berada dalam dekapan/ cengkeraman sang raja dan menyumpahi puteri-puteri Yerusalem yang menghadirkan godaan/ berhala untuk mengalihkan cinta gadis Sulam dari sang gembala kekasih hatinya.
Itu jugalah sebabnya Yesus telah menderita di luar pintu gerbang untuk menguduskan umat-Nya dengan darah-Nya sendiri. Karena itu marilah kita pergi kepada-Nya di luar perkemahan dan menanggung kehinaan-Nya. Sebab di sini kita tidak mempunyai tempat tinggal yang tetap; kita mencari kota yang akan datang. Sebab itu marilah kita, oleh Dia, senantiasa mempersembahkan korban syukur kepada Allah, yaitu ucapan bibir yang memuliakan nama-Nya. (Ibrani 13:12-15)
Sebab itu siapa yang menyangka, bahwa ia teguh berdiri, hati-hatilah supaya ia jangan jatuh! Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya. (1 Korintus 10:12-13)