Mazmur

Mazmur 3:1-8

Percaya di Tengah Pengkhianatan

Pasal 3-15: Panggilan kepada covenant faithfulness.

Shalom, Kekasih Kristus.

Syair ini mengawali bagian pertama kitab Mazmur yang diduga ditulis dalam periode ± 1020 – 970 S.M dan sering dinyayikan dalam ibadah. Judul (ayat 1) dari syair ratapan ini memberi informasi bahwa sang penulis Daud berada dalam kedukaan dan ketegangan saat melarikan diri dari anaknya Absalom & para pengikutnya yang memberontak terhadap dia (baca 2 Samuel 15-18). Namun meskipun banyak orang (dan terus bertambah jumlahnya) menuduhnya telah ditinggalkan Allah (ayat 2-3), mungkin dikaitkan dengan nubuat penghukuman dari Allah atas perzinahannya dengan Batsyeba (baca 2 Samuel 12:11, 16:22), Daud justru tetap percaya dan memberikan kesaksian/ pujian akan kebaikan Allah terhadap dirinya (ayat 4-7), dan bahkan berseru memohon pertolongan Allah dengan iman percayanya seolah Allah telah/ pasti memberinya pertolongan dan berkat yang ia harapkan (ayat 8-9). Seberapa burukpun tampaknya keadaan Anda (& dosa masa lalu Anda), jangan biarkan Iblis merampas semangat dan kebahagiaan Anda. Anda & saya hanya perlu jujur di hadapan Allah dan tetap percaya bahwa kasih setia TUHAN tak berkesudahan dalam hidup setiap orang percaya, termasuk Anda, Amin.

← Kembali ke Studi Perjanjian Lama