Mazmur

Mazmur 119:105-128

Pelita bagi Langkah Kita

Shalom, Kekasih Kristus.

Mazmur 119:105-128 (TB)

105 Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.

106 Aku telah bersumpah dan aku akan menepatinya, untuk berpegang pada hukum-hukum-Mu yang adil.

107 Aku sangat tertindas, ya TUHAN, hidupkanlah aku sesuai dengan firman-Mu.

108 Kiranya persembahan sukarela yang berupa puji-pujian berkenan kepada-Mu, ya TUHAN, dan ajarkanlah hukum-hukum-Mu kepadaku.

109 Aku selalu mempertaruhkan nyawaku, namun Taurat-Mu tidak kulupakan.

110 Orang-orang fasik telah memasang jerat terhadap aku, tetapi aku tidak sesat dari titah-titah-Mu.

111 Peringatan-peringatan-Mu adalah milik pusakaku untuk selama-lamanya, sebab semuanya itu kegirangan hatiku.

112 Telah kucondongkan hatiku untuk melakukan ketetapan-ketetapan-Mu, untuk selama-lamanya, sampai saat terakhir.

113 Orang yang bimbang hati kubenci, tetapi Taurat-Mu kucintai.

114 Engkaulah persembunyianku dan perisaiku; aku berharap kepada firman-Mu.

115 Menjauhlah dari padaku, hai penjahat-penjahat; aku hendak memegang perintah-perintah Allahku.

116 Topanglah aku sesuai dengan janji-Mu, supaya aku hidup, dan janganlah membuat aku malu dalam pengharapanku.

117 Sokonglah aku, supaya aku selamat; aku hendak bersukacita dalam ketetapan-ketetapan-Mu senantiasa.

118 Engkau menolak semua orang yang sesat dari ketetapan-ketetapan-Mu, sebab sia-sia tipu muslihat mereka.

119 Sebagai sanga Kauanggap semua orang fasik di bumi; sebab itu aku mencintai peringatan-peringatan-Mu.

120 Badanku gemetar karena ketakutan terhadap Engkau, aku takut kepada penghukuman-Mu.

121 Aku telah menjalankan hukum dan keadilan; janganlah menyerahkan aku kepada pemeras-pemerasku!

122 Jadilah jaminan bagi hamba-Mu untuk kebaikan, janganlah orang-orang yang kurang ajar memeras aku.

123 Mataku sangat merindukan keselamatan dari pada-Mu dan merindukan janji-Mu yang adil.

124 Perlakukanlah hamba-Mu sesuai dengan kasih setia-Mu, dan ajarkanlah ketetapan-ketetapan-Mu kepadaku.

125 Hamba-Mu aku ini, buatlah aku mengerti, supaya aku tahu peringatan-peringatan-Mu.

126 Waktu untuk bertindak telah tiba bagi TUHAN; mereka telah merombak Taurat-Mu.

127 Itulah sebabnya aku mencintai perintah-perintah-Mu lebih dari pada emas, bahkan dari pada emas tua.

128 Itulah sebabnya aku hidup jujur sesuai dengan segala titah-Mu; segala jalan dusta aku benci.

Ayat 105 yang diawali huruf Nun (נ) merupakan lirik dari sebuah lagu populer dan juga tema utama dari doa pemazmur dalam bagian ke-14 Mazmur ini, yaitu pengakuan bahwa Firman TUHAN adalah pelita bagi kakinya dan terang bagi jalannya. Bagian ke-15 (ayat 113-120) diawali huruf Samekh (ס) dan menyatakan tekad pemazmur untuk menjauhkan diri dari kejahatan dan pergaulan yang jahat. Sedangkan dalam bagian ke-16 yang diawali huruf Ayin (ע), pemazmur memohon jaminan Allah untuk menyatakan keadilanNya terhadap semua musuhnya karena ia mencintai Firman Allah dan membenci jalan dusta Anda & saya akan beroleh damai sejahtera selama kita menjaga langkah kita di jalan yang benar karena Allah berada di pihak kita, Amin

Sebab itu buanglah segala sesuatu yang kotor dan kejahatan yang begitu banyak itu dan terimalah dengan lemah lembut firman yang tertanam di dalam hatimu, yang berkuasa menyelamatkan jiwamu. Tetapi hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja; sebab jika tidak demikian kamu menipu diri sendiri. Tetapi barangsiapa meneliti hukum yang sempurna, yaitu hukum yang memerdekakan orang, dan ia bertekun di dalamnya, jadi bukan hanya mendengar untuk melupakannya, tetapi sungguh-sungguh melakukannya, ia akan berbahagia oleh perbuatannya. (Yakobus 1:21-22, 25)

← Kembali ke Studi Perjanjian Lama