MazmurPanggilan untuk Beribadah
Shalom, Kekasih Kristus.
Mazmur 100:1-5 (TB)
1 Mazmur untuk korban syukur. Bersorak-soraklah bagi TUHAN, hai seluruh bumi!
2 Beribadahlah kepada TUHAN dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai!
3 Ketahuilah, bahwa TUHANlah Allah; Dialah yang menjadikan kita dan punya Dialah kita, umat-Nya dan kawanan domba gembalaan-Nya.
4 Masuklah melalui pintu gerbang-Nya dengan nyanyian syukur, ke dalam pelataran-Nya dengan puji-pujian, bersyukurlah kepada-Nya dan pujilah nama-Nya!
5 Sebab TUHAN itu baik, kasih setia-Nya untuk selama-lamanya, dan kesetiaan-Nya tetap turun-temurun.
Syair ini merupakan panggilan beribadah yang bersifat eskatologis karena sekaligus memberitakan kabar baik bagi sekalian bangsa (bukan hanya bangsa Israel) bahwa Allah membuka diri-Nya untuk dikenal dan disembah, dan bahwa semua bangsa adalah umatNya & kawanan domba gembalaan-Nya, dimana bersama bangsa Israel mereka melalui pintu gerbang memasuki pelataran baitNya Disamping itu, syair ini juga mengingatkan Anda & saya untuk beribadah memasuki hadirat Allah dengan hati yang tulus penuh ucapan syukur, bukan sekedar ritual yang harus dilakukan, tanpa hati yang menyembah, untuk sekedar mencari berkat
Supaya kita sungguh-sungguh merdeka, Kristus telah memerdekakan kita. Karena itu berdirilah teguh dan jangan mau lagi dikenakan kuk perhambaan. Kamu lepas dari Kristus, jikalau kamu mengharapkan kebenaran oleh hukum Taurat; kamu hidup di luar kasih karunia. Sebab bagi orang-orang yang ada di dalam Kristus Yesus hal bersunat atau tidak bersunat tidak mempunyai sesuatu arti, hanya iman yang bekerja oleh kasih. (Galatia 5:1, 4, 6)