Mazmur

Mazmur 149:1-9

Nyanyian Baru bagi Sang Raja

Shalom, Kekasih Kristus.

Mazmur 149:1-9 (TB)

1 Haleluya! Nyanyikanlah bagi TUHAN nyanyian baru! Pujilah Dia dalam jemaah orang-orang saleh.

2 Biarlah Israel bersukacita atas Yang menjadikannya, biarlah bani Sion bersorak-sorak atas raja mereka!

3 Biarlah mereka memuji-muji nama-Nya dengan tari-tarian, biarlah mereka bermazmur kepada-Nya dengan rebana dan kecapi!

4 Sebab TUHAN berkenan kepada umat-Nya, Ia memahkotai orang-orang yang rendah hati dengan keselamatan.

5 Biarlah orang-orang saleh beria-ria dalam kemuliaan, biarlah mereka bersorak-sorai di atas tempat tidur mereka!

6 Biarlah pujian pengagungan Allah ada dalam kerongkongan mereka, dan pedang bermata dua di tangan mereka,

7 untuk melakukan pembalasan terhadap bangsa-bangsa, penyiksaan-penyiksaan terhadap suku-suku bangsa,

8 untuk membelenggu raja-raja mereka dengan rantai, dan orang-orang mereka yang mulia dengan tali-tali besi,

9 untuk melaksanakan terhadap mereka hukuman seperti yang tertulis. Itulah semarak bagi semua orang yang dikasihi-Nya. Haleluya!

Mazmur Hallel berjudul “Nyanyian Kemenangan bagi orang Israel” ini membawa kita mendekati puncak dari kitab Mazmur, dimana pemazmur mengajak umat Allah menyanyikan nyanyian baru bagi TUHAN di tengah jemaat (ayat 1) karena TUHAN sudah mengubah ratapan umatNya (mendominasi buku 1-3 dari kitab Mazmur) menjadi pujian kemenangan (mendominasi buku 4-5), bersukacita atas TUHAN, Pencipta mereka dan raja mereka (ayat 2), baik dengan suara, tarian, mazmur dan musik (ayat 3) karena TUHAN berkenan kepada mereka (ayat 4) dan layak untuk mendapatkan kemuliaan dan sorak-sorai (ayat 5). Selanjutnya, ayat 6-9 harus dimengerti dalam konteks Perjanjian Lama bahwa TUHAN memakai umatNya untuk melaksanakan penghukuman yang dijatuhkan TUHAN terhadap musuh-musuhNya, jadi ini bukanlah ajakan untuk pembalasan dendam pribadi.

Akhirnya, hendaklah kamu kuat di dalam Tuhan, di dalam kekuatan kuasa-Nya. Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis; karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara. Sebab itu ambillah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat mengadakan perlawanan pada hari yang jahat itu dan tetap berdiri, sesudah kamu menyelesaikan segala sesuatu. (Efesus 6:10-13)

← Kembali ke Studi Perjanjian Lama