MazmurMerindukan Wajah-Nya Bersinar
Shalom, Kekasih Kristus.
Mazmur 80:1-7 (TB)
1 Untuk pemimpin biduan. Menurut lagu: Bunga bakung. Kesaksian Asaf. Mazmur. (80-2) Hai gembala Israel, pasanglah telinga, Engkau yang menggiring Yusuf sebagai kawanan domba! Ya Engkau, yang duduk di atas para kerub, tampillah bersinar
2 (80-3) di depan Efraim dan Benyamin dan Manasye! Bangkitkanlah keperkasaan-Mu dan datanglah untuk menyelamatkan kami.
3 (80-4) Ya Allah, pulihkanlah kami, buatlah wajah-Mu bersinar, maka kami akan selamat.
4 (80-5) TUHAN, Allah semesta alam, berapa lama lagi murka-Mu menyala sekalipun umat-Mu berdoa?
5 (80-6) Engkau memberi mereka makan roti cucuran air mata, Engkau memberi mereka minum air mata berlimpah-limpah,
6 (80-7) Engkau membuat kami menjadi pokok percederaan tetangga-tetangga kami, dan musuh-musuh kami mengolok-olok kami.
7 (80-8) Ya Allah semesta alam, pulihkanlah kami, buatlah wajah-Mu bersinar, maka kami akan selamat.
Penyebutan 3 suku (Efraim, Manasye, Benyamin) yang urutan kemahnya berada di sebelah barat (menghadap) Kemah Suci saat bangsa Israel berjalan maju mengikuti tiang awan ini mewakili umat secara keseluruhan yang menantikan kehadiran Allah untuk mengakhiri murkaNya dan membebaskan mereka dari penderitaan yang amat-sangat itu. Mazmur yang masih berlatar-belakang penghancuran Yerusalem ini tampaknya memiliki 3 bagian yang masing-masing diakhiri dengan permohonan agar Allah berkenan membuat wajahNya bersinar; hal ini mengingatkan kita akan nubuat Yesaya mengenai kedatangan Mesias, Sang Pembebas umatNya, dalam Yesaya 9:1-3, dan dinyatakan dalam Lukas 1:79. Yesus Kristus hadir untuk membebaskan Anda & saya dari ikatan dosa (kegelapan) dan memberi kita hidup berkemenangan dalam terangNya, Amin.
Bangsa yang berjalan di dalam kegelapan telah melihat terang yang besar; mereka yang diam di negeri kekelaman, atasnya terang telah bersinar. Engkau telah menimbulkan banyak sorak-sorak, dan sukacita yang besar; mereka telah bersukacita di hadapan-Mu, seperti sukacita di waktu panen, seperti orang bersorak-sorak di waktu membagi-bagi jarahan. Sebab kuk yang menekannya dan gandar yang di atas bahunya serta tongkat si penindas telah Kaupatahkan seperti pada hari kekalahan Midian. (Yesaya 9:2-4)