MazmurMenyadari Kedahsyatan Kasih Allah
Shalom, Kekasih Kristus.
Dalam lanjutan syair ini, pemazmur mengakui kesalahan pemahamannya akan hidup orang fasik yang ternyata hancur binasa dalam sekejap mata karena murka Allah (ayat 15-20), dan justru penderitaan yang pemazmur alami merupakan proses yang diijinkan Allah agar pemazmur mengalami sendiri kedahsyatan kasih & pertolongan Allah dalam hidupnya (21-33). Haleluya! (Ratapan 3:25-28, 31-32)