AmsalMenjauh dari Pengail di Air Keruh
Shalom, Kekasih Kristus.
Amsal 26:17-28 (TB)
17 Orang yang ikut campur dalam pertengkaran orang lain adalah seperti orang yang menangkap telinga anjing yang berlalu.
18 Seperti orang gila menembakkan panah api, panah dan maut,
19 demikianlah orang yang memperdaya sesamanya dan berkata: “Aku hanya bersenda gurau.”
20 Bila kayu habis, padamlah api; bila pemfitnah tak ada, redalah pertengkaran.
21 Seperti arang untuk bara menyala dan kayu untuk api, demikianlah orang yang suka bertengkar untuk panasnya perbantahan.
22 Seperti sedap-sedapan perkataan pemfitnah masuk ke lubuk hati.
23 Seperti pecahan periuk bersalutkan perak, demikianlah bibir manis dengan hati jahat.
24 Si pembenci berpura-pura dengan bibirnya, tetapi dalam hati dikandungnya tipu daya.
25 Kalau ia ramah, janganlah percaya padanya, karena tujuh kekejian ada dalam hatinya.
26 Walaupun kebenciannya diselubungi tipu daya, kejahatannya akan nyata dalam jemaah.
27 Siapa menggali lobang akan jatuh ke dalamnya, dan siapa menggelindingkan batu, batu itu akan kembali menimpa dia.
28 Lidah dusta membenci korbannya, dan mulut licin mendatangkan kehancuran.
Kelanjutan Amsal ini mengingatkan Anda & saya untuk menjauhkan diri dari orang yang suka mengail dalam air keruh (menambah persoalan dalam perselisihan), penipu, tukang fitnah, pemarah dan pembenci. Orang-orang semacam ini akan selalu tergelincir & jatuh dalam lubang perangkap jahat yang dirancangnya sendiri
Tetapi kepada-Mulah, ya ALLAH, Tuhanku, mataku tertuju; pada-Mulah aku berlindung, jangan campakkan aku! Lindungilah aku terhadap katupan jerat yang mereka pasang terhadap aku, dan dari perangkap orang-orang yang melakukan kejahatan. Orang-orang fasik akan jatuh serentak ke dalam jala mereka, tetapi aku melangkah lalu. (Mazmur 141:8-10)
seperti ada tertulis: “Allah membuat mereka tidur nyenyak, memberikan mata untuk tidak melihat dan telinga untuk tidak mendengar, sampai kepada hari sekarang ini.” Dan Daud berkata: “Biarlah jamuan mereka menjadi jerat dan perangkap, penyesatan dan pembalasan bagi mereka. Dan biarlah mata mereka menjadi gelap, sehingga mereka tidak melihat, dan buatlah punggung mereka terus-menerus membungkuk.” (Roma 11:8-10)