MazmurMenceritakan Kebaikan TUHAN Turun-Temurun
Shalom, Kekasih Kristus.
Meskipun ada yang mengaitkan syair ini dengan peristiwa naik tahtanya Daud, namun kebanyakan pembelajar Alkitab meyakini bahwa syair ini ditulis Asaf untuk mengingat peristiwa penghancuran balatentara Sanherib dalam usaha pengepungan Yerusalem di masa pemerintahan raja Hizkia. Ayat 2 mengingatkan kita akan tradisi yang sangat baik untuk dilestarikan juga oleh orang-orang percaya di sepanjang abad, yaitu kegairahan untuk terus-menerus menceritakan berbagai janji dan pertolongan TUHAN dalam hidup mereka dan nenek-moyang mereka turun-temurun (baca Ulangan 4:9-10; 6:7; 6:20-25, 11:19; 32:46). Secara keseluruhan, syair ini merendahkan kesombongan orang-orang fasik dan mengingatkan umat Allah bahwa hanya pada TUHAN lah ada pertolongan bagi mereka. Selalu ada mujizat Allah bagi orang percaya yang hatinya teguh dan yang selalu mengingat dan menceritakan kebaikan TUHAN dalam hidupnya kepada orang lain. (Matius 13:58) (Kisah Para Rasul 14:3)