Mazmur

Mazmur 45:11-17

Mempelai bagi Sang Raja

Shalom, Kekasih Kristus.

Mazmur 45: 11-17

45:10. (45-11) Dengarlah, hai puteri, lihatlah, dan sendengkanlah telingamu, lupakanlah bangsamu dan seisi rumah ayahmu!

45:11 (45-12) Biarlah raja menjadi gairah karena keelokanmu, sebab dialah tuanmu! Sujudlah kepadanya!

45:12 (45-13) Puteri Tirus datang dengan pemberian-pemberian; orang-orang kaya di antara rakyat akan mengambil muka kepadamu.

45:13 (45-14) Keindahan belaka puteri raja itu di dalam, pakaiannya berpakankan emas.

45:14 (45-15) Dengan pakaian bersulam berwarna-warna ia dibawa kepada raja; anak-anak dara mengikutinya, yakni teman-temannya, yang didatangkan untuk dia.

45:15 (45-16) Dengan sukacita dan sorak-sorai mereka dibawa, mereka masuk ke dalam istana raja.

45:16 (45-17) Para bapa leluhurmu hendaknya diganti oleh anak-anakmu nanti; engkau akan mengangkat mereka menjadi pembesar di seluruh bumi.

45:17 (45-18) Aku mau memasyhurkan namamu turun-temurun; sebab itu bangsa-bangsa akan bersyukur kepadamu untuk seterusnya dan selamanya.

Bagian kedua dari syair ini hampir seluruhnya berbicara tentang permaisuri atau umat Allah/ orang-orang percaya. Pada ayat 11-12, permaisuri/ umat Allah diingatkan untuk mendengarkan dan menaati syarat-syarat pernikahan/ perjanjian: melupakan kehidupan lamanya (baca Lukas 14:26) serta memuja & menghormati sang Raja (baca Efesus 5:24, 1 Petrus 3:6, Roma 7:4). Lalu ayat 13-16 bicara tentang kehormatan yang diperolehnya, yaitu kehidupan yang berkelimpahan/ berarti bagi banyak orang (baca 2 Korintus 8:5, Roma 15:16), dihormati oleh TUHAN dan manusia (baca Roma 2:29, 1 Petrus 3:4), dan keagungan perjamuan nikah Anak Domba di Sorga ketika pengantin-Nya telah siap sedia (baca Wahyu 19:7-9). Ayat 18 diduga kembali mengacu kepada Mesias, sang Raja yang mengalahkan maut dan menebus umatNya. Haleluya!

Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku telah menangkapnya, tetapi ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku, dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus. (Filipi 3:13-14)

Lalu aku mendengar seperti suara himpunan besar orang banyak, seperti desau air bah dan seperti deru guruh yang hebat, katanya: “Haleluya! Karena Tuhan, Allah kita, Yang Mahakuasa, telah menjadi raja. Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai, dan memuliakan Dia! Karena hari perkawinan Anak Domba telah tiba, dan pengantin-Nya telah siap sedia. (Wahyu 19:6-7)

← Kembali ke Studi Perjanjian Lama