Amsal

Amsal 24:15-29

Konsisten Berbuat Baik

Shalom, Kekasih Kristus.

Amsal 24:15-29 (TB)

15 Jangan mengintai kediaman orang benar seperti orang fasik, jangan merusak rumahnya.

16 Sebab tujuh kali orang benar jatuh, namun ia bangun kembali, tetapi orang fasik akan roboh dalam bencana.

17 Jangan bersukacita kalau musuhmu jatuh, jangan hatimu beria-ria kalau ia terperosok,

18 supaya TUHAN tidak melihatnya dan menganggapnya jahat, lalu memalingkan murkanya dari pada orang itu.

19 Jangan menjadi marah karena orang yang berbuat jahat, jangan iri kepada orang fasik.

20 Karena tidak ada masa depan bagi penjahat, pelita orang fasik akan padam.

21 Hai anakku, takutilah TUHAN dan raja; jangan melawan terhadap kedua-duanya.

22 Karena dengan tiba-tiba mereka menimbulkan bencana, dan siapa mengetahui kehancuran yang didatangkan mereka?

23 Juga ini adalah amsal-amsal dari orang bijak. Memandang bulu dalam pengadilan tidaklah baik.

24 Siapa berkata kepada orang fasik: “Engkau tidak bersalah”, akan dikutuki bangsa-bangsa, dilaknatkan suku-suku bangsa.

25 Tetapi mereka yang memberi peringatan akan berbahagia, mereka akan mendapat ganjaran berkat.

26 Siapa memberi jawaban yang tepat mengecup bibir.

27 Selesaikanlah pekerjaanmu di luar, siapkanlah itu di ladang; baru kemudian dirikanlah rumahmu.

28 Jangan menjadi saksi terhadap sesamamu tanpa sebab, dan menipu dengan bibirmu.

29 Janganlah berkata: “Sebagaimana ia memperlakukan aku, demikian kuperlakukan dia. Aku membalas orang menurut perbuatannya.”

Wow.. Kereeen sekali nasihat dalam nats ini! Anda & saya tidak boleh bertindak, memandang muka, maupun memperlakukan orang-orang lain berdasarkan apa yang dilakukan oleh mereka terhadap Anda! Sebaliknya, konsisten lah dalam melakukan apa yang berkenan kepada TUHAN

Janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan; lakukanlah apa yang baik bagi semua orang! Sedapat-dapatnya, kalau hal itu bergantung padamu, hiduplah dalam perdamaian dengan semua orang! Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah kamu sendiri menuntut pembalasan, tetapi berilah tempat kepada murka Allah, sebab ada tertulis: Pembalasan itu adalah hak-Ku. Akulah yang akan menuntut pembalasan, firman Tuhan. (Roma 12:17-19)

← Kembali ke Studi Perjanjian Lama