MazmurKemuliaan TUHAN di Tengah Badai
Shalom, Kekasih Kristus.
Syair yang ditulis Daud ini mengungkapkan kekuatan iman yang luarbiasa! Dalam badai yang berkecamuk disertai suara guntur yang menggelegar dan semburan kilat yang menyambar dari langit, yang semuanya tampak menakutkan kebanyakan penduduk bumi, pemazmur justru melihat bahwa semua fenomena alam itu menyatakan kemuliaan TUHAN, yang seolah berkata kepada umatNya: “Tenanglah, Aku ada dibalik setiap badai (tantangan kehidupan yang membuatmu tak berdaya); hanya Aku lah yang layak menerima takut & hormat-mu, serta yang memberimu kekuatan, berkat dan kesejahteraan.” Amin.
“Sebab ketika aku berjalan-jalan di kotamu dan melihat-lihat barang-barang pujaanmu, aku menjumpai juga sebuah mezbah dengan tulisan: Kepada Allah yang tidak dikenal. Apa yang kamu sembah tanpa mengenalnya, itulah yang kuberitakan kepada kamu. Allah yang telah menjadikan bumi dan segala isinya, Ia, yang adalah Tuhan atas langit dan bumi, tidak diam dalam kuil-kuil buatan tangan manusia, dan juga tidak dilayani oleh tangan manusia, seolah-olah Ia kekurangan apa-apa, karena Dialah yang memberikan hidup dan nafas dan segala sesuatu kepada semua orang. Sebab di dalam Dia kita hidup, kita bergerak, kita ada, seperti yang telah juga dikatakan oleh pujangga-pujanggamu: Sebab kita ini dari keturunan Allah juga. Dengan tidak memandang lagi zaman kebodohan, maka sekarang Allah memberitakan kepada manusia, bahwa di mana-mana semua mereka harus bertobat.” (Kisah Para Rasul 17:23-25, 28, 30).