Mazmur

Mazmur 8:1-9

Kemuliaan Allah dan Kecilnya Manusia

Shalom, Kekasih Kristus.

Syair yang ditulis Daud untuk dinyanyikan pemimpin biduan menurut lagu Gitit (sejenis irama/ melodi) dan mengajak umat untuk menari ini, diawali (ayat 1) dan diakhiri (ayat 9) dengan ungkapan kekaguman & hormat akan kemuliaan Allah, Mazmur inimerupakan pujian Daud kepada Allah sebagai hasil perenungan akan kasih Allah yang mau memakai manusia yang lemah untuk memenuhi maksudNya yang mulia (ayat 2), kebesaran kuasa Allah yang menciptakan benda-benda langit untuk kepentingan manusia (ayat 3-4). Sementara itu, ayat 5-8 merupakan syair mesianik yang menggambarkan kedudukan Yesus yang untuk sementara bibuat sedikit lebih rendah daripada para malaikat saat menderita sebagai manusia hingga menyerahkan hidupnya kepada Allah di kayu salib, dan kemudian dimahkotai dengan kemulian dan hormat (baca Ibrani 2:5-10). Kemegahan alam semesta ciptaan TUHAN dan Kasih TUHAN yang begitu Besar bagi kita yang kecil ini seharusnya membuat kita terkejut & terpana akan betapa beruntungnya kita karena mengenal Allah yang Mahabesar namun mau mengasihi kita yang lemah dan tidak tahu berterima-kasih ini.

Tetapi Dia, yang untuk waktu yang singkat dibuat sedikit lebih rendah dari pada malaikat-malaikat, yaitu Yesus, kita lihat, yang oleh karena penderitaan maut, dimahkotai dengan kemuliaan dan hormat, supaya oleh kasih karunia Allah Ia mengalami maut bagi semua manusia. Sebab memang sesuai dengan keadaan Allah – yang bagi-Nya dan oleh-Nya segala sesuatu dijadikan –, yaitu Allah yang membawa banyak orang kepada kemuliaan, juga menyempurnakan Yesus, yang memimpin mereka kepada keselamatan, dengan penderitaan. (Ibrani 2:9-10)

← Kembali ke Studi Perjanjian Lama