Mazmur

Mazmur 116:1-9

Kembalilah Tenang, Hai Jiwaku

Shalom, Kekasih Kristus.

Mazmur 116:1-9 (TB)

1 Aku mengasihi TUHAN, sebab Ia mendengarkan suaraku dan permohonanku.

2 Sebab Ia menyendengkan telinga-Nya kepadaku, maka seumur hidupku aku akan berseru kepada-Nya.

3 Tali-tali maut telah meliliti aku, dan kegentaran terhadap dunia orang mati menimpa aku, aku mengalami kesesakan dan kedukaan.

4 Tetapi aku menyerukan nama TUHAN: “Ya TUHAN, luputkanlah kiranya aku!”

5 TUHAN adalah pengasih dan adil, Allah kita penyayang.

6 TUHAN memelihara orang-orang sederhana; aku sudah lemah, tetapi diselamatkan-Nya aku.

7 Kembalilah tenang, hai jiwaku, sebab TUHAN telah berbuat baik kepadamu.

8 Ya, Engkau telah meluputkan aku dari pada maut, dan mataku dari pada air mata, dan kakiku dari pada tersandung.

9 Aku boleh berjalan di hadapan TUHAN, di negeri orang-orang hidup.

Saat kita sedang mengalami kesusahan besar apalagi bila kesusahan/ penderitaan itu seakan tak pernah berakhir, kita cenderung menjadi letih lesuh, muram, dan nyaris putus asa mengharapkan suatu akhir yang baik. Dalam syair ini, pemazmur yang sedang berada dalam keaadaan seperti itu mengajak jiwanya dan umat Allah untuk kembali tenang dan percaya akan selalu melihat & mengalami kebaikan TUHAN, Amin

Sebab beginilah firman Tuhan ALLAH, Yang Mahakudus, Allah Israel: “Dengan bertobat dan tinggal diam kamu akan diselamatkan, dalam tinggal tenang dan percaya terletak kekuatanmu.” Tetapi kamu enggan, kamu berkata: “Bukan, kami mau naik kuda dan lari cepat,” maka kamu akan lari dan lenyap. Katamu pula: “Kami mau mengendarai kuda tangkas,” maka para pengejarmu akan lebih tangkas lagi. Sebab itu TUHAN menanti-nantikan saatnya hendak menunjukkan kasih-Nya kepada kamu; sebab itu Ia bangkit hendak menyayangi kamu. Sebab TUHAN adalah Allah yang adil; berbahagialah semua orang yang menanti-nantikan Dia! (Yesaya 30:15-16, 18)

← Kembali ke Studi Perjanjian Lama