Mazmur

Mazmur 119:129-152

Kehausan akan Firman TUHAN

Shalom, Kekasih Kristus.

Mazmur 119:129-152 (TB)

129 Peringatan-peringatan-Mu ajaib, itulah sebabnya jiwaku memegangnya.

130 Bila tersingkap, firman-firman-Mu memberi terang, memberi pengertian kepada orang-orang bodoh.

131 Mulutku kungangakan dan megap-megap, sebab aku mendambakan perintah-perintah-Mu.

132 Berpalinglah kepadaku dan kasihanilah aku, sebagaimana sepatutnya terhadap orang-orang yang mencintai nama-Mu.

133 Teguhkanlah langkahku oleh janji-Mu, dan janganlah segala kejahatan berkuasa atasku.

134 Bebaskanlah aku dari pada pemerasan manusia, supaya aku berpegang pada titah-titah-Mu.

135 Sinarilah hamba-Mu dengan wajah-Mu, dan ajarkanlah ketetapan-ketetapan-Mu kepadaku.

136 Air mataku berlinang seperti aliran air, karena orang tidak berpegang pada Taurat-Mu.

137 Engkau adil, ya TUHAN, dan hukum-hukum-Mu benar.

138 Telah Kauperintahkan peringatan-peringatan-Mu dalam keadilan dan dalam kesetiaan belaka.

139 Nyala cintaku menghabiskan aku, sebab para lawanku melupakan segala firman-Mu.

140 Janji-Mu sangat teruji, dan hamba-Mu mencintainya.

141 Aku ini kecil dan hina, tetapi titah-titah-Mu tidak kulupakan.

142 Keadilan-Mu adil untuk selama-lamanya, dan Taurat-Mu benar.

143 Aku ditimpa kesesakan dan kesusahan, tetapi perintah-perintah-Mu menjadi kesukaanku.

144 Peringatan-peringatan-Mu adil untuk selama-lamanya, buatlah aku mengerti, supaya aku hidup.

145 Aku berseru dengan segenap hati; jawablah aku, ya TUHAN! Ketetapan-ketetapan-Mu hendak kupegang.

146 Aku berseru kepada-Mu; selamatkanlah aku! Aku hendak berpegang pada peringatan-peringatan-Mu.

147 Pagi-pagi buta aku bangun dan berteriak minta tolong; aku berharap kepada firman-Mu.

148 Aku bangun mendahului waktu jaga malam untuk merenungkan janji-Mu.

149 Dengarlah suaraku sesuai dengan kasih setia-Mu; ya TUHAN, hidupkanlah aku sesuai dengan hukum-Mu.

150 Mendekat orang-orang yang mengejar aku dengan maksud jahat, mereka menjauh dari Taurat-Mu.

151 Engkau dekat, ya TUHAN, dan segala perintah-Mu adalah benar.

152 Sejak dahulu aku tahu dari peringatan-peringatan-Mu, bahwa Engkau telah menetapkannya untuk selama-lamanya.

Dalam bagian ke-17 (ayat 129-136) yang diawali huruf Pe (פ), pemazmur mengungkapkan betapa super pentingnya Firman TUHAN dengan mengatakan bahwa ia harus mengagakan mulutnya/ megap-megap seakan ia nyaris mati bila sesaatpun terlepas atau kehilangan petunjuk dari Firman Allah dan karenanya ia menangis memikirkan (memiliki hati Tuhan) orang-orang yang menyepelekan Firman Allah Dalam bagian ke-18 yang diawali huruf Tsade (צ), pemazmur memuji Keadilan Allah dan FirmanNya yang benar dan telah teruji sehingga ia tetap setia meskipun berada dalam kesesakan Sedangkan dalam bagian ke-19 yang dimulai huruf Qof (ק), pemazmur menegaskan bahwa Firman Tuhan menjadi dasar pengharapannya akan pertolongan/ keselamatan dari Allah. Bagaimana dengan Anda & saya?

Sebab segala sesuatu yang ditulis dahulu, telah ditulis untuk menjadi pelajaran bagi kita, supaya kita teguh berpegang pada pengharapan oleh ketekunan dan penghiburan dari Kitab Suci. (Roma 15:4)

Tetapi engkau hai manusia Allah, jauhilah semuanya itu, kejarlah keadilan, ibadah, kesetiaan, kasih, kesabaran dan kelembutan. Peringatkanlah kepada orang-orang kaya di dunia ini agar mereka jangan tinggi hati dan jangan berharap pada sesuatu yang tak tentu seperti kekayaan, melainkan pada Allah yang dalam kekayaan-Nya memberikan kepada kita segala sesuatu untuk dinikmati. (1 Timotius 6:11, 17)

← Kembali ke Studi Perjanjian Lama