Kidung AgungKecupan Lebih Nikmat dari Anggur
Shalom, Kekasih Kristus.
Kidung Agung 1:1-4 (TB)
1 Kidung agung dari Salomo.
2 — Kiranya ia mencium aku dengan kecupan! Karena cintamu lebih nikmat dari pada anggur,
3 harum bau minyakmu, bagaikan minyak yang tercurah namamu, oleh sebab itu gadis-gadis cinta kepadamu!
4 Tariklah aku di belakangmu, marilah kita cepat-cepat pergi! Sang raja telah membawa aku ke dalam maligai-maligainya. Kami akan bersorak-sorai dan bergembira karena engkau, kami akan memuji cintamu lebih dari pada anggur! Layaklah mereka cinta kepadamu!
Dalam kitab Kidung Agung, raja Salomo menjadi cameo (tokoh yang memainkan peran sebagai dirinya sendiri dalam suatu drama) dan menceritakan bagian dari kisah hidupnya. Membaca Kidung Agung 6:8, rasanya sulit membenarkan tafsiran sebagian pembelajar Alkitab raja Salomo, yang memiliki banyak isteri dan gundik, sebagai pelambang Yesus Kristus dalam kitab ini. Bahkan dalam 1 Raja-raja 11:3-7, dikatakan bahwa isteri-isteri Salomo (ada 700 isteri & 300 gundik) menarik hatinya dari pada TUHAN; dengan demikian, lebih tepat dikatakan bahwa tujuan penulisan Kidung Agung ini adalah untuk menggambarkan kekudusan cinta/ kasih antara TUHAN Allah (diwakili sang gembala kekasih dari gadis Sulam) dan jemaatNya (diwakili oleh gadis Sulam) yang selalu menghadapi godaan/ tekanan dari hawa nafsu duniawi yang berusaha menawan hatinya (diwakili oleh raja Salomo). Ayat 2-4 merupakan ucapan tokoh utama dari kitab Kidung Agung ini, yaitu gadis Sulam – Shulamite (baca Kidung Agung 6:13) kepada kekasih hatinya. Sebagian pembelajar Alkitab percaya bahwa Shulamite merupakan sinonim dari Shunamite (berasal dari Sunem: daerah suku Isakhar di dekat lembah Yizreel dan G. Gilboa). Sang gadis Sulam (julukan bagi gadis ini) ditangkap oleh pasukan Salomo di masa perang dan dibawa ke perkemahan Salomo untuk kemudian dibawa ke Yerusalem guna dipersiapkan menjadi isterinya/ permaisuri. Namun saat itu, sang gadis justru teringat akan sang gembala kekasih hatinya dan berharap bahwa kekasihnya itu akan membawanya kabur karena harum bau minyak (cinta) kekasihnya itu lebih nikmat dari segala kemewahan yang bisa ditawarkan sang raja. Bila Anda diperhadapkan pada sebuah pilihan: kemewahan & kenyamanan hidup ataukah kasih (& perkenan) Tuhan Yesus, manakah yang akan Anda pilih?
Engkau harus takut akan TUHAN, Allahmu; kepada Dia haruslah engkau beribadah dan demi nama-Nya haruslah engkau bersumpah. Janganlah kamu mengikuti allah lain, dari antara allah bangsa-bangsa sekelilingmu, sebab TUHAN, Allahmu, adalah Allah yang cemburu di tengah-tengahmu, supaya jangan bangkit murka TUHAN, Allahmu, terhadap engkau, sehingga Ia memunahkan engkau dari muka bumi. (Ulangan 6:13-15)
Tetapi syukur bagi Allah, yang dalam Kristus selalu membawa kami di jalan kemenangan-Nya. Dengan perantaraan kami Ia menyebarkan keharuman pengenalan akan Dia di mana-mana. Sebab bagi Allah kami adalah bau yang harum dari Kristus di tengah-tengah mereka yang diselamatkan dan di antara mereka yang binasa. (2 Korintus 2:14-15)