MazmurKebejatan Manusia dan Pengharapan
Shalom, Kekasih Kristus.
Maskil (nyanyian pengajaran) Daud ini isinya nyaris sama seluruhnya dengan Mazmur 14 ini, kecuali sedikit perbedaan pilihan kalimat antara ayat 6 dari syair ini dan ayat 5 & 6 dari Mazmur 14; sehingga tampak seperti usaha penulisan ulang dengan konteks/ penekanan yang sedikit berbeda untuk memenuhi tujuannya. Bila dalam Mazmur 14, kita menjumpai beberapa kata “Yahweh”, syair ini hanya memakai kata “Elohim” untuk menyebut nama TUHAN; hal ini membuat beberapa pembelajar Alkitab menduga bahwa Mazmur 14 berbicara tentang para pelaku kejahatan diantara bangsa Israel, sedangkan Mazmur 53 ini berbicara tentang penindas yang lebih luas dari atau diluar umat Allah, terlebih adanya penggunaan frase “para pengepungmu” dan Ällah telah menolak mereka” dalam ayat 6. Disini, pemazmur menunjukkan kebejatan moral semua manusia (ayat 2-5), hukuman bagi para penindas umat Allah (ayat 6), dan nubuat tentang anugerah keselamatan/ kelepasan (ayat 7) yang digenapi oleh Kristus Yesus.
Ayat pendukung: Lukas 1:68-69, 71, 74-75.