MazmurKasih Setia yang Menaungi
Shalom, Kekasih Kristus.
Dalam syair yang ditulis Daud untuk dinyanyikan pemimpin biduan ini, Daud memilih frase “hamba TUHAN”, sesuatu yang tidak lazim ia gunakan. Dalam syair ini, seolah-olah pemazmur menayangkan 2 buah film kehidupan. Yang pertama adalah kisah hidup para hamba TUHAN yang meskipun tampaknya dirugikan oleh kejahatan orang fasik untuk sesaat lamanya, namun akan selalu berakhir dengan kemenangan karena hidup mereka dikelilingi/ dijaga oleh kasih setia TUHAN; sebaliknya kisah kedua adalah tentang orang-orang fasik yang tidak pernah takut akan TUHAN dan terus-menerus merancang kejahatan meskipun selalu mendatangkan celaka dan kerugian bagi diri mereka sendiri hingga menemui kebinasaan.
Ayat pendukung: Ayub 20:12-14