Mazmur

Mazmur 136:1-9

Kasih Setia-Nya untuk Selama-lamanya

Shalom, Kekasih Kristus.

Mazmur 136:1-9 (TB)

1 Bersyukurlah kepada TUHAN, sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

2 Bersyukurlah kepada Allah segala allah! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

3 Bersyukurlah kepada Tuhan segala tuhan! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

4 Kepada Dia yang seorang diri melakukan keajaiban-keajaiban besar! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

5 Kepada Dia yang menjadikan langit dengan kebijaksanaan! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

6 Kepada Dia yang menghamparkan bumi di atas air! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

7 Kepada Dia yang menjadikan benda-benda penerang yang besar; bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

8 Matahari untuk menguasai siang; bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

9 Bulan dan bintang-bintang untuk menguasai malam! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

Ciri khas syair ini adalah frase yang sama di bagian akhir setiap ayatnya: “bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.” Dengan membayangkan penampakan kemuliaan Allah dalam peristiwa pentahbisan Bait Allah dalam 2 Tawarikh 5:13-14, kita bisa merasakan luapan sukacita & kekaguman umat Israel akan TUHAN Alah ketika mereka mengucapkan frase tersebut dan awan kemuliaan Allah memenuhi tempat itu Bagian pertama Syair ini mengagungkan kebesaran Allah yang seorang diri melakukan rangkaian keajaiban penciptaan langit, bumi dan segala isinya serta mengatur semuanya dengan sempurna Nats ini seharusnya menghadirkan damai sejahtera dalam hati & pikiran kita karena memiliki Allah yang Mahabesar namun mau memperhatikan setiap kita yang kecil ini. Haleluya!

Dan ada berbagai-bagai perbuatan ajaib, tetapi Allah adalah satu yang mengerjakan semuanya dalam semua orang. (1 Korintus 12:6)

Karena kuasa ilahi-Nya telah menganugerahkan kepada kita segala sesuatu yang berguna untuk hidup yang saleh oleh pengenalan kita akan Dia, yang telah memanggil kita oleh kuasa-Nya yang mulia dan ajaib. Dengan jalan itu Ia telah menganugerahkan kepada kita janji-janji yang berharga dan yang sangat besar, supaya olehnya kamu boleh mengambil bagian dalam kodrat ilahi, dan luput dari hawa nafsu duniawi yang membinasakan dunia. (2 Petrus 1:3-4)

← Kembali ke Studi Perjanjian Lama