Mazmur

Mazmur 136:10-26

Kasih Setia dalam Sejarah Penebusan

Shalom, Kekasih Kristus.

Mazmur 136:10-26 (TB)

10 Kepada Dia yang memukul mati anak-anak sulung Mesir; bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

11 Dan membawa Israel keluar dari tengah-tengah mereka; bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

12 Dengan tangan yang kuat dan dengan lengan yang teracung! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

13 Kepada Dia yang membelah Laut Teberau menjadi dua belahan; bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

14 Dan menyeberangkan Israel dari tengah-tengahnya; bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

15 Dan mencampakkan Firaun dengan tentaranya ke Laut Teberau! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

16 Kepada Dia yang memimpin umat-Nya melalui padang gurun! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

17 Kepada Dia yang memukul kalah raja-raja yang besar; bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

18 Dan membunuh raja-raja yang mulia; bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

19 Sihon, raja orang Amori; bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

20 Dan Og, raja negeri Basan; bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

21 Dan memberikan tanah mereka menjadi milik pusaka; bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

22 Milik pusaka kepada Israel, hamba-Nya! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

23 Dia yang mengingat kita dalam kerendahan kita; bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

24 Dan membebaskan kita dari pada para lawan kita; bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

25 Dia yang memberikan roti kepada segala makhluk; bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

26 Bersyukurlah kepada Allah semesta langit! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

Dalam lanjutan syair ini, pemazmur mengajak umat Israel mensyukuri kasih setia Allah bagi mereka mulai dari karya penebusan dari perbudakan Mesir (ayat 10-15), diteruskan dengan perjalanan di padang gurun (ayat 16-20), hingga mereka masuk ke tanah perjanjian (ayat 21-22), dan memelihara keberadaan mereka sebagai sebuah bangsa (ayat 25-26). menutup manis syair ini dengan mengakui bahwa TUHAN lah yang mendatangkan kebaikan bagi segala mahluk dan oleh karenanya TUHAN layak menerima ungkapan syukur kita semua. Haleluya!

Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur. Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus. (Filipi 4:6-7)

← Kembali ke Studi Perjanjian Lama