MazmurJikalau Bukan TUHAN di Pihak Kita
Shalom, Kekasih Kristus.
Mazmur 124:1-8 (TB)
1 Nyanyian ziarah Daud. Jikalau bukan TUHAN yang memihak kepada kita, — biarlah Israel berkata demikian —
2 jikalau bukan TUHAN yang memihak kepada kita, ketika manusia bangkit melawan kita,
3 maka mereka telah menelan kita hidup-hidup, ketika amarah mereka menyala-nyala terhadap kita;
4 maka air telah menghanyutkan kita, dan sungai telah mengalir melingkupi diri kita,
5 maka telah mengalir melingkupi diri kita air yang meluap-luap itu.
6 Terpujilah TUHAN yang tidak menyerahkan kita menjadi mangsa bagi gigi mereka!
7 Jiwa kita terluput seperti burung dari jerat penangkap burung; jerat itu telah putus, dan kita pun terluput!
8 Pertolongan kita adalah dalam nama TUHAN, yang menjadikan langit dan bumi.
Pengulangan frase “Jikalau bukan TUHAN yang memihak kepada kita - jikalau bukan TUHAN yang memihak kepada kita, maka mereka telah menelan kita hidup-hidup” merupakan tema inti Mazmur ini, yaitu ketergantungan umat Allah, termasuk Anda & saya orang percaya, hanya kepada TUHAN yang selalu menghadirkan mujizat pertolongan bagi kita terhadap setiap musuh kita sebesar/ semenakutkan apapun mereka!
Sebab itu apakah yang akan kita katakan tentang semuanya itu? Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita? Kristus Yesus, yang telah mati? Bahkan lebih lagi: yang telah bangkit, yang juga duduk di sebelah kanan Allah, yang malah menjadi Pembela bagi kita? Tetapi dalam semuanya itu kita lebih dari pada orang-orang yang menang, oleh Dia yang telah mengasihi kita. Sebab aku yakin, bahwa baik maut, maupun hidup, baik malaikat-malaikat, maupun pemerintah-pemerintah, baik yang ada sekarang, maupun yang akan datang, atau kuasa-kuasa, baik yang di atas, maupun yang di bawah, ataupun sesuatu makhluk lain, tidak akan dapat memisahkan kita dari kasih Allah, yang ada dalam Kristus Yesus, Tuhan kita. (Roma 8:31, 34, 37-39)