AmsalJangan Iri pada Orang Jahat
Shalom, Kekasih Kristus.
Amsal 24:1-14 (TB)
1 Jangan iri kepada orang jahat, jangan ingin bergaul dengan mereka.
2 Karena hati mereka memikirkan penindasan dan bibir mereka membicarakan bencana.
3 Dengan hikmat rumah didirikan, dengan kepandaian itu ditegakkan,
4 dan dengan pengertian kamar-kamar diisi dengan bermacam-macam harta benda yang berharga dan menarik.
5 Orang yang bijak lebih berwibawa dari pada orang kuat, juga orang yang berpengetahuan dari pada orang yang tegap kuat.
6 Karena hanya dengan perencanaan engkau dapat berperang, dan kemenangan tergantung pada penasihat yang banyak.
7 Hikmat terlalu tinggi bagi orang bodoh; ia tidak membuka mulutnya di pintu gerbang.
8 Siapa selalu merencanakan kejahatan akan disebut penipu.
9 Memikirkan kebodohan mendatangkan dosa, dan si pencemooh adalah kekejian bagi manusia.
10 Jika engkau tawar hati pada masa kesesakan, kecillah kekuatanmu.
11 Bebaskan mereka yang diangkut untuk dibunuh, selamatkan orang yang terhuyung-huyung menuju tempat pemancungan.
12 Kalau engkau berkata: “Sungguh, kami tidak tahu hal itu!” Apakah Dia yang menguji hati tidak tahu yang sebenarnya? Apakah Dia yang menjaga jiwamu tidak mengetahuinya, dan membalas manusia menurut perbuatannya?
13 Anakku, makanlah madu, sebab itu baik; dan tetesan madu manis untuk langit-langit mulutmu.
14 Ketahuilah, demikian hikmat untuk jiwamu: Jika engkau mendapatnya, maka ada masa depan, dan harapanmu tidak akan hilang.
Terkadang orang percaya tergoda untuk memperhatikan, mengagumi bahkan iri hati terhadap “keberuntungan/ kekayaan” orang fasik karena kita tidak memahami harga/ akibat buruk yang telah, sedang dan akan mereka bayar sebagai upah kejahatan mereka Baiklah Anda & saya fokus pada mencari Allah & hikmatNya agar masa depan kita & keturunan kita sungguh ada dan tetap terpelihara, Amin
dan meminta kepada Allah Tuhan kita Yesus Kristus, yaitu Bapa yang mulia itu, supaya Ia memberikan kepadamu Roh hikmat dan wahyu untuk mengenal Dia dengan benar. Dan supaya Ia menjadikan mata hatimu terang, agar kamu mengerti pengharapan apakah yang terkandung dalam panggilan-Nya: betapa kayanya kemuliaan bagian yang ditentukan-Nya bagi orang-orang kudus, dan betapa hebat kuasa-Nya bagi kita yang percaya, sesuai dengan kekuatan kuasa-Nya, (Efesus 1:17-19)