AmsalHikmat Sebelum Segala Sesuatu
Shalom, Kekasih Kristus.
Amsal 8:13-24 (TB)
13 Takut akan TUHAN ialah membenci kejahatan; aku benci kepada kesombongan, kecongkakan, tingkah laku yang jahat, dan mulut penuh tipu muslihat.
14 Padaku ada nasihat dan pertimbangan, akulah pengertian, padakulah kekuatan.
15 Karena aku para raja memerintah, dan para pembesar menetapkan keadilan.
16 Karena aku para pembesar berkuasa juga para bangsawan dan semua hakim di bumi.
17 Aku mengasihi orang yang mengasihi aku, dan orang yang tekun mencari aku akan mendapatkan daku.
18 Kekayaan dan kehormatan ada padaku, juga harta yang tetap dan keadilan.
19 Buahku lebih berharga dari pada emas, bahkan dari pada emas tua, hasilku lebih dari pada perak pilihan.
20 Aku berjalan pada jalan kebenaran, di tengah-tengah jalan keadilan,
21 supaya kuwariskan harta kepada yang mengasihi aku, dan kuisi penuh perbendaharaan mereka.
22 TUHAN telah menciptakan aku sebagai permulaan pekerjaan-Nya, sebagai perbuatan-Nya yang pertama-tama dahulu kala.
23 Sudah pada zaman purbakala aku dibentuk, pada mula pertama, sebelum bumi ada.
24 Sebelum air samudera raya ada, aku telah lahir, sebelum ada sumber-sumber yang sarat dengan air.
Dalam Amsal pasal 8 ini, kata “hikmat” dipersonifikasikan sebagai sebuah pribadi, yang mengacu kepada Yesus Kristus dalam 1 Korintus 1:24. Kata yang diterjemahkan sebagai “menciptakan” dalam ayat 22 sebenarnya berasal dari kata Ibrani “qanani/ qanah” yang dalam konteks ini berarti “memiliki”, bukan diciptakan dari yang tidak ada menjadi ada dan juga bukan dibuat dari sesuatu yang lain, melainkan sudah ada bersama-sama dengan Allah (bersifat ilahi) sebelum penciptaan. Dan kata “dibentuk” dalam ayat 23 sebenarnya berasal dari kata Ibrani “nissakti” yang dalam konteks ini berarti “ditetapkan”. Tuhan Yesus, Sang Hikmat, memberikan kepada orang-orang yang mengasihiNya kekayaan, kehormatan, harta yang tetap dan keadilan. Bodohnya, manusia cenderung tertipu dan mengagungkan hal-hal yang tampak indah & berharga di mata jasmani-nya seperti harta, kedudukan dan yang memuaskan nafsu kedagingannya dan akan segera lenyap
Kata-Nya lagi kepada mereka: “Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap segala ketamakan, sebab walaupun seorang berlimpah-limpah hartanya, hidupnya tidaklah tergantung dari pada kekayaannya itu.” Demikianlah jadinya dengan orang yang mengumpulkan harta bagi dirinya sendiri, jikalau ia tidak kaya di hadapan Allah.“ (Lukas 12:15, 21)
Sebab di dalam Dialah (Kristus Yesus) tersembunyi segala harta hikmat dan pengetahuan. (Kolose 2:2)