Amsal

Amsal 8:1-12

Hikmat Berbicara kepada Semua

Shalom, Kekasih Kristus.

Amsal 8:1-12 (TB)

1 Bukankah hikmat berseru-seru, dan kepandaian memperdengarkan suaranya?

2 Di atas tempat-tempat yang tinggi di tepi jalan, di persimpangan jalan-jalan, di sanalah ia berdiri,

3 di samping pintu-pintu gerbang, di depan kota, pada jalan masuk, ia berseru dengan nyaring:

4 “Hai para pria, kepadamulah aku berseru, kepada anak-anak manusia kutujukan suaraku.

5 Hai orang yang tak berpengalaman, tuntutlah kecerdasan, hai orang bebal, mengertilah dalam hatimu.

6 Dengarlah, karena aku akan mengatakan perkara-perkara yang dalam dan akan membuka bibirku tentang perkara-perkara yang tepat.

7 Karena lidahku mengatakan kebenaran, dan kefasikan adalah kekejian bagi bibirku.

8 Segala perkataan mulutku adalah adil, tidak ada yang belat-belit atau serong.

9 Semuanya itu jelas bagi yang cerdas, lurus bagi yang berpengetahuan.

10 Terimalah didikanku, lebih dari pada perak, dan pengetahuan lebih dari pada emas pilihan.

11 Karena hikmat lebih berharga dari pada permata, apa pun yang diinginkan orang, tidak dapat menyamainya.

12 Aku, hikmat, tinggal bersama-sama dengan kecerdasan, dan aku mendapat pengetahuan dan kebijaksanaan.

Peringkop ini menjelaskan bahwa sesungguhnya TUHAN berbicara melalui banyak cara kepada manusia untuk mengajarkan hikmat kebenaran yang mendatangkan pengetahuan & kecerdasan; namun sayangnya, banyak orang menolak untuk mendengarkan apalagi men-taat-inya karena mereka tidak mengerti dan bahkan memang tidak mau mengerti. Ini menegaskan bahwa seseorang harus terlebih dahulu tunduk dan menyerahkan hidupnya kepada (takut akan) TUHAN untuk diperbaharui dalam roh, barulah ia dapat mulai memahami hikmat Allah, Amin Tuhan Yesus menegaskan pentingnya Amsal-amsal Salomo, dan jauh lebih sempurnanya diri-Nya daripada Amsal-amsal Salomo itu pada saat Ia menjelaskan tentang “tanda Yunus” (baca Lukas 11:29-32).

Sebab seperti Yunus menjadi tanda untuk orang-orang Niniwe, demikian pulalah Anak Manusia akan menjadi tanda untuk angkatan ini. Pada waktu penghakiman, ratu dari Selatan itu akan bangkit bersama orang dari angkatan ini dan ia akan menghukum mereka. Sebab ratu ini datang dari ujung bumi untuk mendengarkan hikmat Salomo, dan sesungguhnya yang ada di sini lebih dari pada Salomo! Pada waktu penghakiman, orang-orang Niniwe akan bangkit bersama angkatan ini dan mereka akan menghukumnya. Sebab orang-orang Niniwe itu bertobat waktu mereka mendengarkan pemberitaan Yunus, dan sesungguhnya yang ada di sini lebih dari pada Yunus!” (Lukas 11:30-32)

Tetapi manusia duniawi tidak menerima apa yang berasal dari Roh Allah, karena hal itu baginya adalah suatu kebodohan; dan ia tidak dapat memahaminya, sebab hal itu hanya dapat dinilai secara rohani. (1 Korintus 2:14)

tetapi untuk mereka yang dipanggil, baik orang Yahudi, maupun orang bukan Yahudi, Kristus adalah kekuatan Allah dan hikmat Allah. (1 Korintus 1:24)

← Kembali ke Studi Perjanjian Lama