AmsalEmpat Hal yang Mengherankan
Shalom, Kekasih Kristus.
Amsal 30:17-33 (TB)
17 Mata yang mengolok-olok ayah, dan enggan mendengarkan ibu akan dipatuk gagak lembah dan dimakan anak rajawali.
18 Ada tiga hal yang mengherankan aku, bahkan, ada empat hal yang tidak kumengerti:
19 jalan rajawali di udara, jalan ular di atas cadas, jalan kapal di tengah-tengah laut, dan jalan seorang laki-laki dengan seorang gadis.
20 Inilah jalan perempuan yang berzinah: ia makan, lalu menyeka mulutnya, dan berkata: Aku tidak berbuat jahat.
21 Karena tiga hal bumi gemetar, bahkan, karena empat hal ia tidak dapat tahan:
22 karena seorang hamba, kalau ia menjadi raja, karena seorang bebal, kalau ia kekenyangan makan,
23 karena seorang wanita yang tidak disukai orang, kalau ia mendapat suami, dan karena seorang hamba perempuan, kalau ia mendesak kedudukan nyonyanya.
24 Ada empat binatang yang terkecil di bumi, tetapi yang sangat cekatan:
25 semut, bangsa yang tidak kuat, tetapi yang menyediakan makanannya di musim panas,
26 pelanduk, bangsa yang lemah, tetapi yang membuat rumahnya di bukit batu,
27 belalang yang tidak mempunyai raja, namun semuanya berbaris dengan teratur,
28 cicak yang dapat kautangkap dengan tangan, tetapi yang juga ada di istana-istana raja.
29 Ada tiga binatang yang gagah langkahnya, bahkan, empat hal yang gagah jalannya, yakni:
30 singa, yang terkuat di antara binatang, yang tidak mundur terhadap apa pun.
31 Ayam jantan yang angkuh, atau kambing jantan, dan seorang raja yang berjalan di depan rakyatnya.
32 Bila engkau menyombongkan diri tanpa atau dengan berpikir, tekapkanlah tangan pada mulut!
33 Sebab, kalau susu ditekan, mentega dihasilkan, dan kalau hidung ditekan, darah keluar, dan kalau kemarahan ditekan, pertengkaran timbul.
Nats Amsal ini jelas merupakan teguran keras untuk orang-orang yang menyombongkan diri karena menganggap diri lebih baik, lebih kuat dan lebih hebat dari orang lain, dan bahkan karenanya mereka berhak melakukan apapun, termasuk dosa tanpa merasa bersalah Padahal sesungguhnya, TUHAN lah yang menciptakan segala sesuatu sesuai maksudNya, dan mereka sedang menipu diri sendiri karena TUHAN dapat merendahkan atau meninggikan siapapun dan apa yang mereka sombongkan dapat lenyap dalam seketika
Karena ada tertulis: “Aku akan membinasakan hikmat orang-orang berhikmat dan kearifan orang-orang bijak akan Kulenyapkan.” Tetapi apa yang bodoh bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan orang-orang yang berhikmat, dan apa yang lemah bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan apa yang kuat, dan apa yang tidak terpandang dan yang hina bagi dunia, dipilih Allah, bahkan apa yang tidak berarti, dipilih Allah untuk meniadakan apa yang berarti, supaya jangan ada seorang manusia pun yang memegahkan diri di hadapan Allah. (1 Korintus 1:19, 27-29)