MazmurBerseru dari Persembunyian
Shalom, Kekasih Kristus.
Mazmur 142:1-7 (TB)
1 Nyanyian pengajaran Daud, ketika ia ada di dalam gua: suatu doa. (142-2) Dengan nyaring aku berseru-seru kepada TUHAN, dengan nyaring aku memohon kepada TUHAN.
2 (142-3) Aku mencurahkan keluhanku ke hadapan-Nya, kesesakanku kuberitahukan ke hadapan-Nya.
3 (142-4) Ketika semangatku lemah lesu di dalam diriku, Engkaulah yang mengetahui jalanku. Di jalan yang harus kutempuh, dengan sembunyi mereka memasang jerat terhadap aku.
4 (142-5) Pandanglah ke kanan dan lihatlah, tidak ada seorang pun yang menghiraukan aku; tempat pelarian bagiku telah hilang, tidak ada seorang pun yang mencari aku.
5 (142-6) Aku berseru-seru kepada-Mu, ya TUHAN, kataku: “Engkaulah tempat perlindunganku, bagianku di negeri orang-orang hidup!”
6 (142-7) Perhatikanlah teriakku, sebab aku telah menjadi sangat lemah. Lepaskanlah aku dari pada orang-orang yang mengejar aku, sebab mereka terlalu kuat bagiku.
7 (142-8) Keluarkanlah aku dari dalam penjara untuk memuji nama-Mu. Orang-orang benar akan mengelilingi aku, apabila Engkau berbuat baik kepadaku.
Maskil (Nyanyian Pengajaran) Daud ini ditulis pemazmur Daud dalam persembunyiannya di sebuah gua, entahkan gua Adulam (baca 1 Samuel 22:1) atau En-Gedi (1 Samuel 24:1-4). Ia berseru nyaring mencurahkan keluhan/ kesesakannya kepada TUHAN (ayat 2-3) karena tak ada yang lain yang peduli (ayat 4-6) serta memohon agar TUHAN segera melepaskan dia dari pengejaran musuh karena ia sudah merasa sangat lemah sedangkan musuh terlalu kuat (ayat 7) disertai janji untuk memuji TUHAN atas pertolonganNya (ayat 8). Pun ketika Anda & saya merasa lemah & tidak berdaya, bersandarlah pada TUHAN yang memberi kita kuasa untuk menaklukkan semua musuh demi kemuliaan namaNya
Kemudian ketujuh puluh murid itu kembali dengan gembira dan berkata: “Tuhan, juga setan-setan takluk kepada kami demi nama-Mu.” Lalu kata Yesus kepada mereka: “Aku melihat Iblis jatuh seperti kilat dari langit. Sesungguhnya Aku telah memberikan kuasa kepada kamu untuk menginjak ular dan kalajengking dan kuasa untuk menahan kekuatan musuh, sehingga tidak ada yang akan membahayakan kamu. (Lukas 10:17-19)