MazmurBerseru dari Jurang yang Dalam
Shalom, Kekasih Kristus.
Mazmur 130:1-8 (TB)
1 Nyanyian ziarah. Dari jurang yang dalam aku berseru kepada-Mu, ya TUHAN!
2 Tuhan, dengarkanlah suaraku! Biarlah telinga-Mu menaruh perhatian kepada suara permohonanku.
3 Jika Engkau, ya TUHAN, mengingat-ingat kesalahan-kesalahan, Tuhan, siapakah yang dapat tahan?
4 Tetapi pada-Mu ada pengampunan, supaya Engkau ditakuti orang.
5 Aku menanti-nantikan TUHAN, jiwaku menanti-nanti, dan aku mengharapkan firman-Nya.
6 Jiwaku mengharapkan Tuhan lebih dari pada pengawal mengharapkan pagi, lebih dari pada pengawal mengharapkan pagi.
7 Berharaplah kepada TUHAN, hai Israel! Sebab pada TUHAN ada kasih setia, dan Ia banyak kali mengadakan pembebasan.
8 Dialah yang akan membebaskan Israel dari segala kesalahannya.
Nyanyian ziarah ini adalah seruan pertobatan, sebuah permohonan dari seorang berdosa yang merasa sudah merasa bagaikan berada di dasar jurang kesulitan/ penderitaan yang dalam dan percaya bahwa hanya pemgampunan dari TUHAN lah yang bisa menyelamatkan dirinya dari maut. Ayat 7-8 bersifat mesianik yang digenapi Yesus Kristus yang kematiannya di kayu salib dan kebangkitannya menebus dosa semua orang yang percaya kepadaNya, Amin Tidak ada kata terlambat untuk mengakui dosa kita & ketidakberdayaan kita kepada Tuhan Yesus dan menerima anugerah pengampunan & keselamatan kekal, Amin
Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka.“ (Matius 1:21)
“Tetapi sekarang juga,” demikianlah firman TUHAN, “berbaliklah kepada-Ku dengan segenap hatimu, dengan berpuasa, dengan menangis dan dengan mengaduh.” Koyakkanlah hatimu dan jangan pakaianmu, berbaliklah kepada TUHAN, Allahmu, sebab Ia pengasih dan penyayang, panjang sabar dan berlimpah kasih setia, dan Ia menyesal karena hukuman-Nya. (Yoel 2:12-13)