MazmurBerkat bagi Keluarga yang Takut TUHAN
Shalom, Kekasih Kristus.
Mazmur 128:1-6 (TB)
1 Nyanyian ziarah. Berbahagialah setiap orang yang takut akan TUHAN, yang hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya!
2 Apabila engkau memakan hasil jerih payah tanganmu, berbahagialah engkau dan baiklah keadaanmu!
3 Isterimu akan menjadi seperti pohon anggur yang subur di dalam rumahmu; anak-anakmu seperti tunas pohon zaitun sekeliling mejamu!
4 Sesungguhnya demikianlah akan diberkati orang laki-laki yang takut akan TUHAN.
5 Kiranya TUHAN memberkati engkau dari Sion, supaya engkau melihat kebahagiaan Yerusalem seumur hidupmu,
6 dan melihat anak-anak dari anak-anakmu! Damai sejahtera atas Israel!
Nyanyian ziarah ini menekankan kebahagiaan orang-orang saleh, yang menjadi teladan dan mendidik anggota keluarganya dalam kerja-keras, kejujuran, rasa syukur dan takut akan TUHAN, karena TUHAN akan membuat ia berhasil serta memberkati isteri dan anak-anaknya. Sayangnya, sebagian orangtua lebih menekankan pentingnya pendidikan formal/ karir/ usaha/ harta kekayaan bagi anak-anak mereka daripada pentingnya memiliki hubungan pribadi & persekutuan indah dengan TUHAN
Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa! Kasihilah TUHAN, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu. Apa yang kuperintahkan kepadamu pada hari ini haruslah engkau perhatikan, haruslah engkau mengajarkannya berulang-ulang kepada anak-anakmu dan membicarakannya apabila engkau duduk di rumahmu, apabila engkau sedang dalam perjalanan, apabila engkau berbaring dan apabila engkau bangun. (Ulangan 6:4-7)
Lebih baik sekerat roti yang kering disertai dengan ketenteraman, dari pada makanan daging serumah disertai dengan perbantahan. Mahkota orang-orang tua adalah anak cucu dan kehormatan anak-anak ialah nenek moyang mereka. Apakah gunanya uang di tangan orang bebal untuk membeli hikmat, sedang ia tidak berakal budi? Anak yang bebal menyakiti hati ayahnya, dan memedihkan hati ibunya. (Amsal 17:1, 6, 16, 25)