Mazmur

Mazmur 1:1-6

Berbahagialah Orang yang Saleh

Shalom, Kekasih Kristus.

Kitab yang berisikan ungkapan emosi/kegalauan/kegembiraan yang apa adanya dari para penulis, dalam aneka situasi kehidupan mereka, kepada TUHAN sebagai buah kedekatan/ pengenalan pribadi/ kepercayaan mereka kepadaNya ini, dibuka dengan kata Berbahagialah (’ASH’REY), yang berasal dari kata אָשֵׁר - ’ASHER, nama suku Israel bersimbol pohon (ilustrasi mengenai orang saleh pada ayat 3) keturunan putera kedua dari Zilpa budak Lea yang kelahirannya membuat Lea sangat berbahagia karena mengamankan reputasinya sebagai isteri pertama Yakub terhadap Rahel yang juga menyerahkan budaknya Bilha untuk melahirkan anak bagi Yakub (Israel). Dengan demikian, syair ini seolah meminta kita manusia untuk memilih: 1. Menjadi orang saleh (ayat 1-3) dan memperoleh kebahagiaan; atau 2. Hidup sebagai musuh Allah (ayat 4-5) dan hidup dalam kesia-siaan/ hukuman menuju kebinasaan. Setiap pilihan memiliki konsekuensi/ akibat-nya karena TUHAN, yang mengenal dan menuntun jalan orang saleh, tidak dapat membenarkan apa yang salah/ jahat meskipun Ia mengasihi manusia.

← Kembali ke Studi Perjanjian Lama