Mazmur

Mazmur 106:34-48

Belas Kasihan di Tengah Pembuangan

Shalom, Kekasih Kristus.

Mazmur 106:34-48 (TB)

34 Mereka tidak memunahkan bangsa-bangsa, seperti yang diperintahkan TUHAN kepada mereka,

35 tetapi mereka bercampur baur dengan bangsa-bangsa, dan belajar cara-cara mereka bekerja.

36 Mereka beribadah kepada berhala-berhala mereka, yang menjadi perangkap bagi mereka.

37 Mereka mengorbankan anak-anak lelaki mereka, dan anak-anak perempuan mereka kepada roh-roh jahat,

38 dan menumpahkan darah orang yang tak bersalah, darah anak-anak lelaki dan anak-anak perempuan mereka, yang mereka korbankan kepada berhala-berhala Kanaan, sehingga negeri itu cemar oleh hutang darah.

39 Mereka menajiskan diri dengan apa yang mereka lakukan, dan berzinah dalam perbuatan-perbuatan mereka.

40 Maka menyalalah murka TUHAN terhadap umat-Nya, dan Ia jijik kepada milik-Nya sendiri.

41 Diserahkan-Nyalah mereka ke tangan bangsa-bangsa, sehingga orang-orang yang membenci mereka berkuasa atas mereka.

42 Mereka diimpit oleh musuhnya, sehingga takluk ke bawah kuasanya.

43 Banyak kali dilepaskan-Nya mereka, tetapi mereka bersikap memberontak dengan rencana-rencana mereka, tenggelam dalam kesalahan mereka.

44 Namun Ia menilik kesusahan mereka, ketika Ia mendengar teriak mereka.

45 Ia ingat akan perjanjian-Nya karena mereka, dan menyesal sesuai dengan kasih setia-Nya yang besar.

46 Diberi-Nya mereka mendapat rahmat dari pihak semua orang yang menawan mereka.

47 Selamatkanlah kami, ya TUHAN, Allah kami, dan kumpulkanlah kami dari antara bangsa-bangsa, supaya kami bersyukur kepada nama-Mu yang kudus, dan bermegah dalam puji-pujian kepada-Mu.

48 Terpujilah TUHAN, Allah Israel, dari selama-lamanya sampai selama-lamanya, dan biarlah seluruh umat mengatakan: “Amin!” Haleluya!

Bagian akhir syair ini mengakui dosa yang dilakukan bangsa Israel sesudah mereka tinggal di tanah Perjanjian karena tidak membinasakan bangsa-bangsa Kanaan melainkan hidup campur dalam penyembahan berhala hingga TUHAN murka dan membuang mereka, namun sekali lagi Allah menolong mereka sehingga mereka mendapatkan belas kasihan bangsa penawan mereka. Setelah memohon pertolongan Allah untuk mengumpulkan mereka kembali sebagai sebuah bangsa (ayat 47),, syair pengakuan dosa ini pun ditutup dengan doksologi/ pujian kepada Allah (ayat 48), sekaligus menutup bagian keempat dari kitab Mazmur.

Dan jika kamu menyebut-Nya Bapa, yaitu Dia yang tanpa memandang muka menghakimi semua orang menurut perbuatannya, maka hendaklah kamu hidup dalam ketakutan selama kamu menumpang di dunia ini. Sebab kamu tahu, bahwa kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia yang kamu warisi dari nenek moyangmu itu bukan dengan barang yang fana, bukan pula dengan perak atau emas, melainkan dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat. (1 Petrus 1:17-19)

← Kembali ke Studi Perjanjian Lama