MarkusSungguh Ia Anak Allah
Shalom, Kekasih Kristus.
Markus 15:37-41
37 Lalu berserulah Yesus dengan suara nyaring dan menyerahkan nyawa-Nya.
38 Ketika itu tabir Bait Suci terbelah dua dari atas sampai ke bawah.
39 Waktu kepala pasukan yang berdiri berhadapan dengan Dia melihat mati-Nya demikian, berkatalah ia: “Sungguh, orang ini adalah Anak Allah!”
40 Ada juga beberapa perempuan yang melihat dari jauh, di antaranya Maria Magdalena, Maria ibu Yakobus Muda dan Yoses, serta Salome.
Kehadiran para perempuan dalam ayat 40 di atas menguatkan kesaksian rasul Yohanes (penulis Injil Yohanes) akan peristiwa ini. Papias, uskup Hierapolis, dalam tulisannya (Fragmen Papias) menyebut ada 4 nama Maria dalam kitab Injil: Ibu Yesus; Maria isteri Kleopas/ Alfeus yang dalam Injil lainnya disebutkan sebagai adik Ibu Yesus sekaligus ibu dari rasul Yakobus (kecil) bin Alfeus, yang akan menjadi Bishop Yerusalem, Yoses/ Yusuf, Yudas Tadeus (juga seorang murid Yesus/ rasul) dan Simon (bukan Petrus); Maria isteri Zebedeus yang juga dipanggil Salome sekaligus Ibu dari rasul Yohanes dan rasul Yakobus (besar) dimana ada yang menduga bahwa ia juga merupakan sadara dari ibu Yesus; dan Maria Magdalena. Nah.. ayat 39 di atas menyebutkan fakta yang fenomenal!!! Bukan satupun dari murid-murid Yesus, melainkan justru kepala pasukan Romawi yang mengawal penyaliban Yesus lah yang pertama kali mengatakan “orang ini (Yesus) adalah Anak Allah”. Inilah tujuan penting kedua penulisan kitab Injil Markus ini. Tapi kalau hanya berhenti disitu, tidak akan ada artinya karena Iblis pun tahu dari mulanya bahwa Yesus adalah Anak Allah. Terimalah Yesus menjadi Tuhan dan Juruselamat Anda, maka segala dosa Anda akan diampuni, dan hubungan Anda dengan TUHAN Allah akan dipulihkan, sehingga Anda memperoleh hidup yang kekal, Amin!
Kita tahu, bahwa kita berasal dari Allah dan seluruh dunia berada di bawah kuasa si jahat. Akan tetapi kita tahu, bahwa Anak Allah telah datang dan telah mengaruniakan pengertian kepada kita, supaya kita mengenal Yang Benar; dan kita ada di dalam Yang Benar, di dalam Anak-Nya Yesus Kristus. Dia adalah Allah yang benar dan hidup yang kekal. (1 Yohanes 5:19-20)
Dan inilah kesaksian itu: Allah telah mengaruniakan hidup yang kekal kepada kita dan hidup itu ada di dalam Anak-Nya. Barangsiapa memiliki Anak, ia memiliki hidup; barangsiapa tidak memiliki Anak, ia tidak memiliki hidup. Semuanya itu kutuliskan kepada kamu, supaya kamu yang percaya kepada nama Anak Allah, tahu, bahwa kamu memiliki hidup yang kekal. (1 Yohanes 5:11-13)