MarkusMenyambut yang Terkecil
Shalom, Kekasih Kristus.
Markus 9:33-37
33 Kemudian tibalah Yesus dan murid-murid-Nya di Kapernaum. Ketika Yesus sudah di rumah, Ia bertanya kepada murid-murid-Nya: “Apa yang kamu perbincangkan tadi di tengah jalan?”
34 Tetapi mereka diam, sebab di tengah jalan tadi mereka mempertengkarkan siapa yang terbesar di antara mereka.
35 Lalu Yesus duduk dan memanggil kedua belas murid itu. Kata-Nya kepada mereka: “Jika seseorang ingin menjadi yang terdahulu, hendaklah ia menjadi yang terakhir dari semuanya dan pelayan dari semuanya.”
36 Maka Yesus mengambil seorang anak kecil dan menempatkannya di tengah-tengah mereka, kemudian Ia memeluk anak itu dan berkata kepada mereka:
37 “Barangsiapa menyambut seorang anak seperti ini dalam nama-Ku, ia menyambut Aku. Dan barangsiapa menyambut Aku, bukan Aku yang disambutnya, tetapi Dia yang mengutus Aku.”
Nah.. sikap hati & perilaku murid-murid Yesus disini lebih menyedihkan lagi!??? Baru saja Yesus memberitahu mereka mengenai kesengsaraan yang menantinya di Yerusalem, mereka justru sibuk memperdebatkan siapa yang terbesar diantara para murid itu, dan kemungkinan juga membicarakan siapa yang akan menggantikan Dia sebagai pemimpin diantaa mereka!??? Terlaluuu! Itu semakin menjelaskan ketidak-pahaman mereka terhadap panggilan mereka. Inga-inga.. hidup Anda & saya bukanlah untuk menjadi yang terbaik atau yang terhebat, melainkan untuk mengenal TUHAN dan memberi diri semata-mata melakukan panggilan kita melaksanakan kehendakNya dengan yang terbaik dari apa yang Ia anugerahkan bagi kita, yaitu dengan menjadi pelayan bagi semua orang dan memandang bahwa semua orang, yang kecil dan miskin sekalipun, membutuhkan kasih Kristus melalui hidup kita, Amin. Dengan kata lain, ketika kita melayani sesame sesungguhnya kita sedang melayani Tuhan Yesus seperti halnya Yesus melayani Allah Bapa!!!
Sesudah Ia membasuh kaki mereka, Ia mengenakan pakaian-Nya dan kembali ke tempat-Nya. Lalu Ia berkata kepada mereka: “Mengertikah kamu apa yang telah Kuperbuat kepadamu? Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan, dan katamu itu tepat, sebab memang Akulah Guru dan Tuhan. Jadi jikalau Aku membasuh kakimu, Aku yang adalah Tuhan dan Gurumu, maka kamupun wajib saling membasuh kakimu; (Yohanes 13:12-14)