Matius

Matius 6:5-8, 14-15

Matius 6:5-8, 14-15

Shalom, Kekasih Kristus.

Matius 6:5-8, 14-15 (TB)

5 “Dan apabila kamu berdoa, janganlah berdoa seperti orang munafik. Mereka suka mengucapkan doanya dengan berdiri dalam rumah-rumah ibadat dan pada tikungan-tikungan jalan raya, supaya mereka dilihat orang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya.

6 Tetapi jika engkau berdoa, masuklah ke dalam kamarmu, tutuplah pintu dan berdoalah kepada Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu.

7 Lagipula dalam doamu itu janganlah kamu bertele-tele seperti kebiasaan orang yang tidak mengenal Allah. Mereka menyangka bahwa karena banyaknya kata-kata doanya akan dikabulkan.

8 Jadi janganlah kamu seperti mereka, karena Bapamu mengetahui apa yang kamu perlukan, sebelum kamu minta kepada-Nya.

……….

14 Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga.

15 Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu.“

Waduuuh! Pada ayat 14-15 di atas, Yesus menegaskan bahwa dosa/ kesalahan Anda & saya tidak akan diampuni kalau Anda & saya tidak mengampuni kesalahan/ kejahatan/ dosa orang lain terhadap kita lho..!!! Dan apabila dosa kita tidak diampuni maka itu akan menghalangi doa-doa kita untuk didengar oleh Allah (baca Yesaya 59:1-2). Nah bila hati & pikiran kita sudah bersih dari berbagai akar kepahitan/ catatan dosa/ kesalahan orang lain, Tuhan Yesus mengajarkan kita untuk berdoa dari hati yang sudah bersih itu langsung berhadapan muka dengan TUHAN, tanpa mempedulikan indah kalimat kita ataupun kerasnya volume suara kita, apalagi kehadiran orang lain (ayat 5-8)! Bukankah merupakan sebuah kebodohan bila Anda & saya berani-beraninya menaikkan doa permohonan kepada TUHAN padahal Anda menyadari bahwa Anda belum mengampuni kesalahan suami/ isteri/ orangtua/ anak/ saudara Anda bahkan orang lain dan mengambil insiatif untuk berdamai dengan mereka semua???

Sesungguhnya, tangan TUHAN tidak kurang panjang untuk menyelamatkan, dan pendengaran-Nya tidak kurang tajam untuk mendengar; tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu. (Yesaya 59:1-2)

Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu. (Efesus 4:32)

← Kembali ke Studi Perjanjian Baru