MatiusMatius 6:1-4
Shalom, Kekasih Kristus.
Matius 6:1-4 (TB)
1 “Ingatlah, jangan kamu melakukan kewajiban agamamu di hadapan orang supaya dilihat mereka, karena jika demikian, kamu tidak beroleh upah dari Bapamu yang di sorga.
2 Jadi apabila engkau memberi sedekah, janganlah engkau mencanangkan hal itu, seperti yang dilakukan orang munafik di rumah-rumah ibadat dan di lorong-lorong, supaya mereka dipuji orang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya.
3 Tetapi jika engkau memberi sedekah, janganlah diketahui tangan kirimu apa yang diperbuat tangan kananmu.
4 Hendaklah sedekahmu itu diberikan dengan tersembunyi, maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu.“
Setelah memberikan koreksi/ pencerahan atas pemahaman orang-orang Yahudi terhadap berbagai ajaran hukum Taurat dalam pasal sebelumnya, kini Yesus mulai mengecam berbagai praktik keagamaan utama, diantaranya memberi sedekah/ persembahan, berdoa dan berpuasa, yang penuh kemunafikan, serta memberikan koreksi. Dalam peringkop ini, Yesus mengecam kebiasaan memberikan persembahan bagi pelayanan maupun membantu orang lain yang mengharapkan pamrih, termasuk pujian dari orang lain! Di satu sisi, mereka men-taat-i perintah TUHAN (contoh: Amsal 3:27-28), namun di sisi lain, mereka melakukan perbuatan baik itu bukan untuk menyenangkan hati Allah melainkan untuk kepentingan diri mereka sendiri mendapatkan pujian/ penghargaan dari orang lain. Dan karena mereka tidak melakukan hal itu untuk Allah, maka mereka tidak berhak mendapatkan balasan dari Allah atas perbuatan mereka itu! Hmm.. bagaimana dengan sikap hati Anda & saya ketika memberikan persembahan kepada Allah atau ketika membantu orang lain yang berada dalam kesusahan?
Janganlah menahan kebaikan dari pada orang-orang yang berhak menerimanya, padahal engkau mampu melakukannya. Janganlah engkau berkata kepada sesamamu: “Pergilah dan kembalilah, besok akan kuberi,” sedangkan yang diminta ada padamu. (Amsal 3:27-28)
Ia akan membalas setiap orang menurut perbuatannya, yaitu hidup kekal kepada mereka yang dengan tekun berbuat baik, mencari kemuliaan, kehormatan dan ketidakbinasaan, tetapi murka dan geram kepada mereka yang mencari kepentingan sendiri, yang tidak taat kepada kebenaran, melainkan taat kepada kelaliman. (Roma 2:6-8)