MatiusMatius 5:7-9
Shalom, Kekasih Kristus
Matius 5:7-9 (TB)
7 Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan.
8 Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah.
9 Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah.
Seperti halnya para murid Yesus saat itu, Anda, saya dan mungkin banyak orang lainnya mungkin mudah meng-Amin-i ketiga ucapan di atas. Tetapi yang kita praktekkan dalam hidup sehari-hari bisa sangat berbeda!??? Boleh saja menolong orang lain, tapi pastikan dulu keuangan Anda cukup aman untuk mendapatkan semua yang kita inginkan; kita harus “bijak” untuk berkompromi dengan ketidak-benaran dalam berkarir maupun dalam menjalankan bisnis agar dapat bekerjasama dengan orang lain; boleh saja kita berdamai dengan orang lain asalkan orang itu menghormati kita dan tidak mengganggu kita. Itulah praktek manajerial keuangan & kepemimpinan yang diterima secara umum. Dengan demikian, ajaran Yesus di atas benar-benar revolusioner karena memiliki resiko. Iblis menyadari hal ini, dan memanfaatkan berbagai masalah/ tantangan yang Anda & saya hadapi untuk membuat kita ragu akan kebenaran Firman TUHAN ini dan bahkan kemudian menyalahkan TUHAN???
Siapa menahan kasih sayang terhadap sesamanya, melalaikan takut akan Yang Mahakuasa. (Ayub 6:14)
Barangsiapa mempunyai harta duniawi dan melihat saudaranya menderita kekurangan tetapi menutup pintu hatinya terhadap saudaranya itu, bagaimanakah kasih Allah dapat tetap di dalam dirinya? Anak-anakku, marilah kita mengasihi bukan dengan perkataan atau dengan lidah, tetapi dengan perbuatan dan dalam kebenaran. (1 Yohanes 3:17-18)
Karena itu, sebagai orang-orang pilihan Allah yang dikuduskan dan dikasihi-Nya, kenakanlah belas kasihan, kemurahan, kerendahan hati, kelemahlembutan dan kesabaran. Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian. Dan di atas semuanya itu: kenakanlah kasih, sebagai pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan. (Kolose 3:12-14)