Matius

Matius 5:38-42

Matius 5:38-42

Shalom, Kekasih Kristus.

Matius 5:38-42 (TB)

38 Kamu telah mendengar firman: Mata ganti mata dan gigi ganti gigi.

39 Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah kamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamu, melainkan siapapun yang menampar pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu.

40 Dan kepada orang yang hendak mengadukan engkau karena mengingini bajumu, serahkanlah juga jubahmu.

41 Dan siapapun yang memaksa engkau berjalan sejauh satu mil, berjalanlah bersama dia sejauh dua mil.

42 Berilah kepada orang yang meminta kepadamu dan janganlah menolak orang yang mau meminjam dari padamu.

Dalam memberikan penjelasan tentang pelaksanaan keadilan yang semestinya atas mereka yang melakukan kejahatan sebagaimana diatur dalam hukum Taurat (baca Keluaran 21:24), Yesus menegaskan larangan untuk membalas dendam atau membalas kejahatan dengan kejahatan namun justru mengajar kita untuk mengalahkan kejahatan dengan kebaikan (baca Roma 12:17-21) dan menyerahkan pembalasan atas kejahatan musuh kita itu kepada Allah (baca Roma 13:1-4).

Janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan; lakukanlah apa yang baik bagi semua orang! Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah kamu sendiri menuntut pembalasan, tetapi berilah tempat kepada murka Allah, sebab ada tertulis: Pembalasan itu adalah hak-Ku. Akulah yang akan menuntut pembalasan, firman Tuhan. Tetapi, jika seterumu lapar, berilah dia makan; jika ia haus, berilah dia minum! Dengan berbuat demikian kamu menumpukkan bara api di atas kepalanya. Janganlah kamu kalah terhadap kejahatan, tetapi kalahkanlah kejahatan dengan kebaikan! (Roma 12:17, 19-21)

Tiap-tiap orang harus takluk kepada pemerintah yang di atasnya, sebab tidak ada pemerintah, yang tidak berasal dari Allah; dan pemerintah-pemerintah yang ada, ditetapkan oleh Allah. Sebab itu barangsiapa melawan pemerintah, ia melawan ketetapan Allah dan siapa yang melakukannya, akan mendatangkan hukuman atas dirinya. Karena pemerintah adalah hamba Allah untuk kebaikanmu. Tetapi jika engkau berbuat jahat, takutlah akan dia, karena tidak percuma pemerintah menyandang pedang. Pemerintah adalah hamba Allah untuk membalaskan murka Allah atas mereka yang berbuat jahat. (Roma 13:1-2, 4)

← Kembali ke Studi Perjanjian Baru