Matius

Matius 4:1-4

Matius 4:1-4

Shalom, Kekasih Kristus.

Matius 4:1-4 (TB)

1 Maka Yesus dibawa oleh Roh ke padang gurun untuk dicobai Iblis.

2 Dan setelah berpuasa empat puluh hari dan empat puluh malam, akhirnya laparlah Yesus.

3 Lalu datanglah si pencoba itu dan berkata kepada-Nya: “Jika Engkau Anak Allah, perintahkanlah supaya batu-batu ini menjadi roti.”

4 Tetapi Yesus menjawab: “Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah.”

Sebagaimana Musa memimpin bangsa Israel menyeberangi Laut Merah dan memasuki padang gurun menuju Tanah Perjanjian, Yesus pun dibawa oleh Roh ke padang gurun (diduga sebagai gurun Sinai, tempat yang sama dimana Musa dan Elia dulu berpuasa. Setelah dibaptis di sungai Yordan; Yesus pun berpuasa selama 40 hari 40 malam sama seperti Musa ketika ia menuliskan Kesepuluh Firman pada loh batu. Disini, penulis Matius masih berusaha mengajak orang-orang Yahudi membandingkan apa yang dialami/ dilakukan Musa & nenek moyang mereka dahulu dengan apa yang dialami/ dilakukan Yesus. Namun berbeda dengan orang-orang Israel yang saat itu mengeluh kepada TUHAN saat mereka lapar, Yesus dapat mengalahkan pencobaan Iblis yang memakai rasa lapar yang ia rasakan dalam kodratNya sebagai manusia. Ketika Iblis mencoba membangkitkan ego-Nya dalam status-Nya sebagai Anak Allah, Yesus pun mengatakan bahwa manusia hidup bukan dari roti (makanan jasmani) saja melainkan dari Firman TUHAN (Ulangan 8:3; Matius 26:26). Melalui peringkop ini, Anda & saya mengerti bahwa manna yang diturunkan TUHAN dari langit sesungguhnya merupakan lambang dari Yesus Kristus, Roti dari Sorga! Setiap orang membutuhkan Yesus Kristus, Firman Allah yang turun dari Sorga menjadi manusia untuk menyelamatkan orang-orang yang percaya kepadaNya, Amin.

Jadi Ia merendahkan hatimu, membiarkan engkau lapar dan memberi engkau makan manna, yang tidak kaukenal dan yang juga tidak dikenal oleh nenek moyangmu, untuk membuat engkau mengerti, bahwa manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi manusia hidup dari segala yang diucapkan TUHAN. (Ulangan 8:3)

Dan Musa ada di sana bersama-sama dengan TUHAN empat puluh hari empat puluh malam lamanya, tidak makan roti dan tidak minum air, dan ia menuliskan pada loh itu segala perkataan perjanjian, yakni Kesepuluh Firman. (Keluaran 34:28)

Dan ketika mereka sedang makan, Yesus mengambil roti, mengucap berkat, memecah-mecahkannya lalu memberikannya kepada murid-murid-Nya dan berkata: “Ambillah, makanlah, inilah tubuh-Ku.” (Matius 26:26)

← Kembali ke Studi Perjanjian Baru