MatiusMatius 24:1-2
Shalom, Kekasih Kristus.
Matius 24:1-2 (TB)
1 Sesudah itu Yesus keluar dari Bait Allah, lalu pergi. Maka datanglah murid-murid-Nya dan menunjuk kepada bangunan-bangunan Bait Allah.
2 Ia berkata kepada mereka: “Kamu melihat semuanya itu? Aku berkata kepadamu, sesungguhnya tidak satu batu pun di sini akan dibiarkan terletak di atas batu yang lain; semuanya akan diruntuhkan.”
Setelah meninggalkan Bait Suci (dalam perjalanan kembali ke Betania), Yesus naik ke Bukit Zaitun, di sebelah timur Yerusalem, menghadap ke Bait Suci, sambil menubuatkan kehancurannya. Menarik untuk ditelusuri bahwa Bukit Zaitun dicatat pertama kali saat raja Daud melarikan dari Yerusalem saat anaknya Absalom memberontak. Dan di bukit ini pula, Salomo mendirikan kuil pemujaan untuk Kamos, dewa menjijikkan yang dipuja bangsa Moab, dan untuk Molok, dewa sembahan bangsa Amon (baca 1 Raja-raja 11:7). Lalu saat meninggalkan Yerusalem dalam penglihatan nabi Yehezkiel, penampakan kemuliaan TUHAN hinggap di bukit ini (baca Yehezkiel 11:23). Dan saat nantinya mengepung Yerusalem, pasukan Legio X Fretensis pimpinan Jenderal Titus bermarkas di bukit ini. Mereka memulai pengepungan di bulan April tahun 70 M (3 hari sebelum Paskah Yahudi) dan pada tanggal 30 Agustus 70 membakar Bait Suci dan akhirnya hanya menyisakan 3 buah menara benteng Herodian yang tetap berdiri di kota Yerusalem.
Sebab kita mengenal Dia yang berkata: “Pembalasan adalah hak-Ku. Akulah yang akan menuntut pembalasan.” Dan lagi: “Tuhan akan menghakimi umat-Nya.” Ngeri benar, kalau jatuh ke dalam tangan Allah yang hidup. (Ibrani 10:30-31)
Jangan sesat! Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya. Sebab barangsiapa menabur dalam dagingnya, ia akan menuai kebinasaan dari dagingnya, tetapi barangsiapa menabur dalam Roh, ia akan menuai hidup yang kekal dari Roh itu. (Galatia 6:7-8)