Matius

Matius 16:13-17

Matius 16:13-17

Shalom, Kekasih Kristus.

Matius 16:13-17

13 Setelah Yesus tiba di daerah Kaisarea Filipi, Ia bertanya kepada murid-murid-Nya: “Kata orang, siapakah Anak Manusia itu?”

14 Jawab mereka: “Ada yang mengatakan: Yohanes Pembaptis, ada juga yang mengatakan: Elia dan ada pula yang mengatakan: Yeremia atau salah seorang dari para nabi.”

15 Lalu Yesus bertanya kepada mereka: “Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?”

16 Maka jawab Simon Petrus: “Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!”

17 Kata Yesus kepadanya: “Berbahagialah engkau Simon bin Yunus sebab bukan manusia yang menyatakan itu kepadamu, melainkan Bapa-Ku yang di sorga.

Rupanya ada banyak sebutan tentang Yesus di tengah-tengah masyarakat hingga detik itu dengan referensi mereka masing-masing: Yohanes Pembaptis (dugaan Herodes dalam Matius 14:2), Elia (tafsiran mereka terhadap Maleakhi 4:5), Yeremia (tafsiran terhadap Yeremia 1:10), dan seorang nabi (disebutkan dalam Yohanes 6:14). Dan Ketika kemudian Petrus menjawab bahwa Yesus adalah Mesias (Yang diurapi Allah) yang dijanjikan, Anak Allah yang hidup (kekal), atau dengan kata lain, Yesus adalah Allah yang turun dari Sorga yang berasal dari kekekalan hingga kekekalan! Yesus pun mengatakan bahwa Petrus berbahagia karena sudah memahami kalimat yang diucapkan Allah Bapa tentang Yesus (baca Matius 3:17). Bagaimana dengan Anda & saya?

Seperti ada tertulis: “Manusia pertama, Adam menjadi makhluk yang hidup”, tetapi Adam yang akhir menjadi roh yang menghidupkan. Tetapi yang mula-mula datang bukanlah yang rohaniah, tetapi yang alamiah; kemudian barulah datang yang rohaniah. Manusia pertama berasal dari debu tanah dan bersifat jasmani, manusia kedua berasal dari sorga. (1 Korintus 15:45-47)

Demikianlah kita mengenal Roh Allah: setiap roh yang mengaku, bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia, berasal dari Allah, (1 Yohanes 4:2)

Siapa gerangan di antara manusia yang tahu, apa yang terdapat di dalam diri manusia selain roh manusia sendiri yang ada di dalam dia? Demikian pulalah tidak ada orang yang tahu, apa yang terdapat di dalam diri Allah selain Roh Allah. Kita tidak menerima roh dunia, tetapi roh yang berasal dari Allah, supaya kita tahu, apa yang dikaruniakan Allah kepada kita. (I Korintus 2:11-12)

← Kembali ke Studi Perjanjian Baru