Matius

Matius 15:21-25

Matius 15:21-25

Shalom, Kekasih Kristus.

Matius 15:21-25

21 Lalu Yesus pergi dari situ dan menyingkir ke daerah Tirus dan Sidon.

22 Maka datanglah seorang perempuan Kanaan dari daerah itu dan berseru: “Kasihanilah aku, ya Tuhan, Anak Daud, karena anakku perempuan kerasukan setan dan sangat menderita.”

23 Tetapi Yesus sama sekali tidak menjawabnya. Lalu murid-murid-Nya datang dan meminta kepada-Nya: “Suruhlah ia pergi, ia mengikuti kita dengan berteriak-teriak.”

24 Jawab Yesus: “Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel.”

25 Tetapi perempuan itu mendekat dan menyembah Dia sambil berkata: “Tuhan, tolonglah aku.”

26 Tetapi Yesus menjawab: “Tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing.”

27 Kata perempuan itu: “Benar Tuhan, namun anjing itu makan remah-remah yang jatuh dari meja tuannya.”

28 Maka Yesus menjawab dan berkata kepadanya: “Hai ibu, besar imanmu, maka jadilah kepadamu seperti yang kaukehendaki.” Dan seketika itu juga anaknya sembuh.

Ketika menyingkir ke daerah Tirus-Sidon guna menghindari orang-orang Farisi & ahli Taurat yang datang dari Yerusalem untuk mengganggu dan mencari-cari perkara denganNya, Yesus bertemu dengan seorang perempuan Kanaan yang tinggal disitu. Jawaban Yesus (yang pertama) pada ayat 24 mengacu kepada tujuan kedatanganNya ke dunia untuk menggenapi Hukum Taurat (& kitab-kitab para nabi); sedangkan ucapan & tindakan penyembuhan yang dilakukan kepada perempuan Kanaan (yang tinggal di daerah Sidon) karena iman-nya itu sekali lagi merupakan penggenapan dari janji Allah kepada Abraham & keturunannya (Kejadian 22:18).

Kamulah yang mewarisi nubuat-nubuat itu dan mendapat bagian dalam perjanjian yang telah diadakan Allah dengan nenek moyang kita, ketika Ia berfirman kepada Abraham: Oleh keturunanmu semua bangsa di muka bumi akan diberkati. Dan bagi kamulah pertama-tama Allah membangkitkan Hamba-Nya dan mengutus-Nya kepada kamu, supaya Ia memberkati kamu dengan memimpin kamu masing-masing kembali dari segala kejahatanmu.“ (Kisah Para Rasul 3:25-26)

← Kembali ke Studi Perjanjian Baru