MarkusBerseru Meski Disuruh Diam
Shalom, Kekasih Kristus.
Markus 10:46-53
46 Lalu tibalah Yesus dan murid-murid-Nya di Yerikho. Dan ketika Yesus keluar dari Yerikho, bersama-sama dengan murid-murid-Nya dan orang banyak yang berbondong-bondong, ada seorang pengemis yang buta, bernama Bartimeus, anak Timeus, duduk di pinggir jalan.
47 Ketika didengarnya, bahwa itu adalah Yesus orang Nazaret, mulailah ia berseru: “Yesus, Anak Daud, kasihanilah aku!”
48 Banyak orang menegornya supaya ia diam. Namun semakin keras ia berseru: “Anak Daud, kasihanilah aku!”
49 Lalu Yesus berhenti dan berkata: “Panggillah dia!” Mereka memanggil orang buta itu dan berkata kepadanya: “Kuatkan hatimu, berdirilah, Ia memanggil engkau.”
50 Lalu ia menanggalkan jubahnya, ia segera berdiri dan pergi mendapatkan Yesus.
51 Tanya Yesus kepadanya: “Apa yang kaukehendaki supaya Aku perbuat bagimu?” Jawab orang buta itu: “Rabuni, supaya aku dapat melihat!”
52 Lalu kata Yesus kepadanya: “Pergilah, imanmu telah menyelamatkan engkau!” Pada saat itu juga melihatlah ia, lalu ia mengikuti Yesus dalam perjalanan-Nya.
Bila Anda & saya berada di tempat yang sama ketika Bartimeus yang buta berseru-seru dengan suara yang keras memanggil Yesus agar menyembuhkan dia, mungkin kita akan berpikir orang ini tidak tahu malu karena tidak juga mau diam meskipun sudah diperingatkan orang banyak!? Hmm.. mungkin ada saatnya kita sempat melakukan sesuatu untuk mendapatkan pertolongan TUHAN entahkah itu dalam rumah-tangga kita, usaha/ karir kita namun kemudian berhenti karena tekanan orang lain, perasaan capek & jengkel, atau merasa sudah tidak ada gunanya untuk berharap??? Bartimeus tidak menghiraukan semua suara negatif di sekitarnya dan terus berharap hingga Tuhan Yesus mengabulkan permohonannya! Haleluya!
Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia. (Ibrani 11:6)
Bersukacitalah dalam pengharapan, sabarlah dalam kesesakan, dan bertekunlah dalam doa! (Roma 12:12)